Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto
BONDOWOSO, Suara-publik.com - kesenian tradisional Ojung hingga saat ini masih tetap di jaga kelestariannya. Khususnya di desa Karangsengon Kecamatan Klabang, yang diikuti oleh semua penduduk sekitar dan desa tetangga.
Kesenian Ojung digelar dalam acara selamatan desa Karangsengon setiap tahunnya, dan hal tersebut sudah menjadi tradisi untuk menggelar kesenian ojung, baik itu acara selamatan dan desa maupun ritual lainnya.
Minggu, (29/4/2018). Dalam acara ulang tahun selamatan desa Karangsengon yang ke 526, yang diikuti kurang lebih 20 pasang peserta yang masing masing turun ke lapangan dengan berlawanan satu banding satu.
Terlihat di tangan peserta sudah siap senjata rotan alat pemukul lawan, siapa yang terbanyak mendapat pukulan dan berbekas di badan terutama di punggung mereka masing masing. Sehingga dewan juri menyatakan dia yang kalah dalam ajang adu pukul rotan (Ojung).
Sebelum acara di mulai Kades Kasim sempat berpesan kepada masyarakat desa karangsengon yang datang dalam acara tersebut, agar supaya dengan adanya selamatan desa ini untuk terus melestarikan. Selain itu, menurut Kasim masyarakat diminta untuk mensyukuri apa yang telah menjadi kebiasaan adat desa setiap tahunnya.
“Kita terus memohon kepada Tuhan YME semoga atas terselenggaranya selamatan atau ritual ini, dengan tujuan agar dapat terhindar dari segala mala petaka juga di beri kesehatan bersama bagi warga desa Karangsengon khususnya,”katanya.
Sementara itu, Calon Wakil Bupati Bondowoso, H.Irwan Bachtiar Rahmat, menyambut baik atas upaya yang telah dilakukan oleh Kades Karangsengon. Sehingga dengan acara ritual ini Kades sebagai pemimpin desa dapat melestarikan budaya Ojung ini.
“Saya menyampaikan selamat kepada Desa Karangsengon yang telah berusia 526 tahun, semoga menjadi desa yang mandiri, maju dan makmur, khususnya kepada Kades Kasim,”kata tokoh yang akrab disapa Irwan ini.
Irwan menambahkan, budaya ojung ini merupakan warisan nenek moyang, sehingga sebagai generasi penerus wajib untuk melestarikannya. Tidak hanya seni ojung, ada banyak seni budaya yang ada di Bondowoso ini yang harus dilestarikan.
“Namun, yang bertahan dan masih digemari masyarakat adalah tari ojung. Alhamdulillah, Kades Kasim telah menjadi pelopor dalam pelestarian budaya ojung ini,”imbuhnya. (*)
Editor : Redaksi