suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Bupati Situbondo Tak Dengar Jeritan Warganya, Lapak PKL di Bongkar Tanpa Solusi.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Lurah Mimbaan saat dikonfirmasi suara-publik.com
Foto: Lurah Mimbaan saat dikonfirmasi suara-publik.com

Laporan: Sutiyono/Rahman

SITUBONDO, Suara-publik.com - Pembongkaran warung depan PG Panji di pedagang kaki lima (PKL) kelurahan Mimbaan kecamatan Panji masih meninggalkan kekecewaan dari pemilik warung yang masih berharap menunggu pengalihan lahan untuk mencari nafkah bagi pemilik warung.

Pantauan suara-publik, dilokasi sisa pembongkaran warung terlihat masih ada orang yang sedang berusaha mengambil sisa barang yang berceceran.

Saat dikonfirmasi Riri salah satu pemilik warung menjelaskan, memang benar adanya surat pemberitahuan tentang penggusuran untuk taman kota, namun yang disayangkan pemilik warung tidak ada pengganti lokasi dari pemerintah setempat.

"Harus pindah kemana mas, sampai saat ini pemerintah tutup mata. Kami siap membongkar warung, tapi tolong lah masih solusi tempat kami untuk mencari nafkah, kami punya keluarga," keluhnya. Mestinya, kata dia lagi, pemerintah memberikan lapangan pekerjaan, bukan merampas lahan pencaharian nafkah bagi warga kecil.

"Kami hanya berharap kepada pemerintah, jangan membiarkan kami kehilangan untuk mencari nafkah, karena kami berjualan disini hanya untuk menyambung hidup,"ujarnya.

Ditempat terpisah Wahyudi selaku Lurah di kelurahan Mimbaan saat dikonfirmasi mengenai menjelaskan, pihaknya beserta kecamatan berusaha menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Wakil Bupati, dan semua keputusan kembali kepada Bupati. "Keputusan yang paling yang tinggi berada pada Bupati, kita sebagai bawahan sudah berusaha," tegasnya.

Editor :