Surabaya, suara-publik.com - Daniel murid klas 2 SMP kartini yang menjadi korban saat terjadi ledakan bom di Gereja GPPS Arjuno Surabaya besok sore, Selasa 14 Mei 2018 akan dimakamkan.
Korban adalah warga Dukuh Kupang Utara RT 07 RW 08 Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. Almarhum Daniel rencana dimakamkan di TPU Jarak Surabaya.
Dra. Hj. Sholikah Sholeh MM. atau yang biasa disebut Bunda Icha dari Badan Pengawas Pendidikan SD SMP Diknas kota Surabaya. Bunda Icha pada suara-publik.com menyatakan, besok sore setelah doa bersama Jemaat GPPS Daniel dimakamkan di TPU Jarak. Kami bersama tokoh masyarakat dan tim penggerak PKK serta pengurus GPPS selama ini turut membantu secara sosial keluarga almarhum.
Masih kata Bunda Icha, almarhum dikenal baik dilingkungannya. Makanya kita semua selalu ada bila dibutuhkan oleh keluarga almarhum.
Lebih lanjut Bunda Icha menceritakan, kalau tidak ada Daniel mungkin korbannya semakin banyak. Sebab Avansa yang digunakan untuk pengeboman itu langsung menerobos menuju pintu masuk Gereja, oleh Daniel dihadang. Namun Daniel malah ditabrak dan bom meledak.
Daniel pun terbakar parah hingga wajahnya tidak dikenali. Dengan keberaniannya itu, pengurus GPPS menyatakan bila tidak ada Daniel Jema'at yang jadi korban semakin banyak, urai Bunda Icha yang juga Ketua PKK RW 08 Kel. Putat Jaya Sawahan.
Sementara itu Kusworo tokoh masyarakat Sawahan menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya Daniel. "Atas nama warga Kecamatan Sawahan kami turut berbela sungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Terima kasih juga pada Bunda Icha yang mengajak warga sekitar peduli pada keluarga almarhum" papar Kusworo.
Editor : Redaksi