suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PPTK Tak Mau Sebut Rekanan, Proyek Jalan Menuju Tancak Kembar Terkesan Siluman dan Asal-Asalan.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Proyek jalan menuju Tancak Kembar yang terkesan asal-asalan.
Foto: Proyek jalan menuju Tancak Kembar yang terkesan asal-asalan.

Laporan: Mahfud Susyanto. 

BONDOWOSO, suara-publik.com – Pekerjaan Infrastruktur Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bondowoso, tampak amburadul. Kegiatan tersebut merupakan program pembangunan sarana dan prasarana destinasi, berada di Wilayah Kecamatan Pakem, wisata tancak kembar.

Arif S Raharjo, Kepala Seksi Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) menjelaskan via telepone. Bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan pada hari Selasa dan Rabu kemarin (5-6 /06/18).

Bahkan teguran kepada rekanan terkait. Hingga sudah ada perbaikan pada fisik yang di duga tidak sesuai spesifikasi. "Karena saat ini masih tahap penggarapan sudah melayangkan surat teguran kepada rekanan yang mengerjakan proyek,"ucap Arif.

Menurutnya, dalam hal ini, tidak berani menerangkan besaran pagu anggaran dan volume fisik yang di kerjakan, karena hari libur kebetulan datanya ada di kantor kawatir salah informasi " katanya.

Arif mengaku, sebelum proyek itu ramai di madia sosial, sudah kroscek ke lokasi bersama tim. "Justru sebelum ramai, saya bersama tim kelokasi sekira 6 hari lalu. Baru setelah itu, ramai di media sosial,"tegasnya.

Bahkan kata dia, hari Minggu (10/06/18), sempat di datangi lagi oleh tim dari Disparpora untuk mengecek apa yang sudah di sarankan. "Tidak hanya di rekanan, kami juga turut menghimbau kepada pengelola destinasi untuk selalu mengawasi dan melaporkan kepada kami "tegasnya.

Sementara Arif sendiri tidak memberikan keterangan terkait nama rekanan yang mengerjakan proyek itu. Bahkan, lebih fatal lagi, dilokasi kegiatan tidak ada papan nama CV, sehingga proyek yang berada di wilayah Perhutani itu terkesan proyek siluman. Dengan tidak adanya papan nama dan pengumuman besaran dana pagu proyek, jelas sudah melanggar aturan proyek pengadaan barang dan jasa.

Parahnya lagi, pondasi disepanjang bangunan tersebut diduga kuat tidak digali, sehingga proyek jalan ke destinasi wisata tancak kembar terkesan asal-asalan.

Editor :