suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Polisi Militer Bondowoso, Kembali Gelar Operasi Gabungan

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto: Razia Gabungan TNI Polri Dishub di Bondowoso.
Foto: Razia Gabungan TNI Polri Dishub di Bondowoso.

Laporan : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO, suara-publik.com - Bertempat di Jalan Iman Bonjol Kademangan (Depan Terminal Kota) Kota Bondowoso, Kamis, (09/08/2018), pukul 8-9.30 WIB, Sertu Yono Edy, S. Ba Hartib UP3M Bondowoso melaksanakan kegitan Operasi Sadar Kestib Tipe B, bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Satlantas Polres Bondowoso, Polsek kota Bondowoso serta Dishub Kabupaten.

Dalam kegiatan tersebut, Personil terdiri dari, Kanit Patroli Polres Bondowoso, Ipda Safiq Jundhira, Z. S.Tr.K., Dishub Jatim Drs. NekenTarigan, 9 (sembilan) personil Lantas Polres Bondowoso, 2 (dua) personil Polsek kota, 13 (tiga belas) personil Dishub Provinsi Jatim dan 4 (empat) personil Dishub Kabupaten Bondowoso.

Sertu Yono Edy, S. Ba Hartib UP3M Bondowoso, mengatakan, rangkaian kegiatan operasi tidak ditemukan pelanggaran dari anggota TNI, hanya saja ada satu anggota TNI AD terperiksa pengendara SPM Yahama Vixson, atas nama Serka Supriyatno, Ba Kodim 0822 dengan surat2 dan SIM masih berlaku.

Yang bersangkutan turun piket dari Ramil 03 Tenggarang, Kodim 0822 Bondowoso. Sedangkan satu pengendara mobil toyota Avanza atas nama Karmiyanto, warga Desa Wonokusumo KecamatanTapen, diketahui plat nopol ada stiker Marinir dan di Kaca depan belakang mobil ada tulisan Marinir tindakan dilakukan pengelupasan.

"Kita langsung membuang stiker itu, karena tidak boleh menempel atribut milik TNI, meskipun hanya berupa stiker," kata Suyono.

Sementara itu, Satlantas Polres Bondowoso melaksanakan tindakan penilangan 18 (delapan belas) pengemudi sepeda motor (SPM) dan 13 (tiga belas) Roda empat.

"Petugas Dishub juga melakukan tindakan dengan melakukan penilangan terhadap 6 (enam) pelanggar Buku Kir Kendaraan,"ujarnya.

Menurut anggota PM yang akrab dipanggil Bang Yono ini, pihaknya akan terus melakukan operasi gabungan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir pelanggaran lalu lintas, baik yang dilakukan oleh anggota TNI maupun orang umum.

"Kita menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan umum agar mematuhi aturan lalu lintas, sehingga tercipta ketertiban dijalan,"imbuhnya.

Editor :