suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ayah Bejat Ini Layak Dihukum Berat, Anak Kandung Disetubuhi Sejak Umur 10 Hingga 14 Tahun.

avatar suara-publik.com
Foto: Ayah Bejat saat dikawal Polisi.
Foto: Ayah Bejat saat dikawal Polisi.
suara-publik.com leaderboard

Laporan: Tom

Surabaya, Suara Publik-Aksi bejat dilakukan seorang ayah di Surabaya. Pria bernama Iwan Aris Arianto (47), tega menyetubuhi anak kandung sendiri, sebut saja Bunga, yang masih berumur 14 tahun. Mirisnya, perbuatan itu dilakukan selama empat tahun, sejak 2014.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Rety Husin mengatakan peristiwa ini terungkap setelah istri tersangka curiga terhadap anaknya yang sering mengeluh sakit. Sang istri lalu bertanya kepada Bunga apa yang sebenarnya terjadi. "Nah, dari situlah akhirnya anak tersebut mengaku kalau disetubuhi ayahnya sendiri," kata Rety, Selasa (11/12/2018).

Mendengar pengakuan itu, sebagai ibu dia kaget dan setengah tidak percaya. Lalu melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. "Setelah mendapat laporan kami langsung melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka," ujar Rety.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi, perbuatan bejat itu sudah dilakukan sejak tahun 2014. Saat itu anaknya yang masih usia 10 tahun dipaksa memenuhi hawa nafsunya. "Kalau berapa kalinya tidak terhitung, tapi yang jelas dari tahun 2014," ucap Rety.

Saat dilakukan introgasi, lelaki asal Jalan Rungkut Kidul Surabaya tersebut, mengatakan perbuatan itu dilakukan setiap kali istrinya saat tidak ada di rumah. Sewaktu korban sedang nonton TV tiba tiba tersangka datang dan langsung memegang payudara korban dan menjilat vagina korban, dan tersangka juga memasukkan alat kelamin tersangka ke vagina korban hingga tersangka mengeluarkan sperma.

" Tersangka menyetubuhi korban sejak berumur 10 tahun," ulang Rety gemas.

Kini, tersangka (Iwan Aris Arianto, red) harus berurusan dengan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan terancam dihukum maksimal 15 tahun. ( tom)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper