suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Wabup Bondowoso Irwan Bachtiar Ingatkan, Cuaca Ekstrim Saat Libur Natal dan Tahun Baru.

avatar suara-publik.com
Foto: Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat.
Foto: Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat.
suara-publik.com leaderboard

Laporan. : Ido

BONDOWOSO,(Suara-Publik.Com) - Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem saat berwisata pada hari libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Karena, saat libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, diperkirakan hujan lebat akan terjadi di hampir semua wilayah Bondowoso, termasuk pada obyek wisata yang ada Kota Tape –julukan Bondowoso-.

”Untuk itu, saya mengimbau masyarakat atau pun wisatawan yang akan libur Natal dan Tahun Baru 2018 di obyek-obyek wisata di Bondowoso agar tetap waspada dan hati-hati, terhadap dampak yang ditimbulkan. Seperti, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin,” kata Wabup Irwan.             

Meski begitu, lanjut Wabup kelahiran Bondowoso itu, Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) sampai sekarang tetap membuka pintu kepada masyarakat untuk berlibur pada obyek wisata di Bondowoso yang sebagian besar merupakan wisata alam.  ”Sampai sekarang obyek wisata di Bondowoso masih aman untuk dikunjungi. Tapi, saya minta Disparpora dan pihak pengelola obyek wisata tetap terus memantau keadaan,” tambahnya.             

Kepala Disparpora Pemkab Bondowos, Harry Patriantono sendiri mengaku, sudah mengumpulkan semua pengelola tempat wisata di Bondowoso untuk menyusun langkah antisipasi bencana di objek wisata. Selain itu, melakukan rapat koordinasi dengan bidang-bidang terkait, khususnya pengelola wisata. ”Kami sudah pasti berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan wisatawan walaupun dengan keterbatasan kami. Yang jelas sampai sekarang belum ada tempat wisata yang ditutup, meski curah hujan tinggi. Karena, masih batas aman,” jelasnya.            

Kendati begitu, Harry menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD, Dinkes, dan Forkopimka setempat. Ini sebagai langkah tegas dengan menutup sementara tempat wisata, jika terjadi dampak tanah longsor atau banjir akibat curah hujan tinggi. ”Makanya, kami juga mengimbau pengelola tempat wisata egera berkoordinasi dengan BPBD, jika menemukan kerawanan yang membahayakan masyarakat atau wisatawan,” terangnya.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper