Laporan Redaksi.
Surabaya, Suara Publik - Bosannya para peserta didik belajar didalam kelas, membuat para guru harus mempunyai ide-ide yang cemerlang agar peserta didik selalu giat belajar dan selalu mengasah kemampuan. Bisa dibayangkan bila siswa sudah mulai bosan belajar. Pasti siswa akan malas belajar bahkan sering bolos sekolah.
SMP Muhammadiyah 3 Surabaya mencoba berinovasi untuk membuat para siswa siswi agar tidak bosan belajar dan sekolah. Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah Maria Ellen V. SAg., mengajak para guru berinovasi untuk mengajar diluar sekolah.
Gayung bersambut, ajakan Maria Ellen disambut baik oleh Bijak Yuriswira SH. Guru yang penuh dedikasi ini membuat outing class untuk mapel IPS ke Museum Surabaya. Outing class adalah pembelajaran di luar kelas yang tentunya tidak menyimpang dari materi yang ada pada kurikulum.
Selain itu, outing class ini bisa sebagai metode pembelajaran agar peserta didik mengetahui secara langsung dan pengalamannya dalam memahami suatu mata pelajaran.
Berkunjung ke Museum Surabaya, peserta didik menjadi lebih memahami materi pembelajaran yang ada pada kurikulum. Materi tersebut ialah, kondisi Indonesia saat adanya penjajahan, terutama di Surabaya. Museum Surabaya menyuguhkan berbagai pengetahuan tentang masa silam dari bidang pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, hingga transportasi. Bagaimana negeri penjajah memberi warna pada berbagai bidang tersebut.
"Belajar pun menjadi menyenangkan dan membuat peserta didik lebih memahami karena mereka melihat, merasakan, dan mengalami langsung suatu peristiwa. Apalagi di dalam Museum Surabaya ini banyak terdapat benda-benda kuno peninggalan masa penjajahan," ujar Bijak selaku guru IPS.
"Kunjungan ini diperuntukkan untuk kelas 8, namun Kepala Sekolah kami yakni Ibu Ellen menberikan kesempatan kepada kelas 7 agar terbiasa dengan sistem outing class. Memang rencananya kelas 7 akan ada outing class, yakni di Kelurahan Kedungdoro, terkait dengan mapel PPKn. Materinya ialah peran daerah dalam mempertahankan NKRI di era ini," tambah Bijak yang juga selaku guru PPKn.
"Memanglah sekolah kami menonjolkan kegiatan yang berdaya guna terhadap para peserta didik. Agar para peserta didik mendapat pengalaman yang tak akan terlupakan pada mapel tertentu.
Tentunya dengan adanya outing class, mencetak peserta didik menjadi Kader yang siap menghadapi tantangan zaman," terang Maria Ellen V., S.Ag selaku Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Surabaya.
Editor : Redaksi