suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PPS dan KPPS Tlogosari, Bantah Ada Jual Beli Suara Dari Caleg di TPS 08.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Laporan Cipto Haryono

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com)- Merebaknya kabar dugaan pembelian sisa surat suara di TPS 8 oleh salah satu pendukung Caleg berisial KS dari Parpol PPP Dapil 3 berinisial ( KS ) di desa Tlogosari kecamatan Tlogosari dibantah oleh ketua PPS desa Tlogosari dan ketua KPPS untuk TPS 8, jika kejadian adanya praktek pembelian suara itu tidak ada.

Ketua PPS desa Tlogosari Busori saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut mengaku memang ada, dan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. "Saya menerima laporan dari salah satu petugas PPL di TPS 8 jika ada salah satu penyelenggara atau salah satu panitia jika dianggap melakukan dugaan penyelewengan atau pelanggaran sehingga saya langsung kroscek ke TPS 8," kata Basori kepada SP. Rabu (17/4/2019).

Menurutnya, keterangan yang didapat dari sejumlah saksi dari warga di lokasi dan panitia TPS 8 bahwa kejadian sebenarnya diamankan ketika itu warga yang akan mencoblos sedang antri panjang, dan pada saat itulah ibu yang sudah mencoblos kesulitan untuk melipat surat suara. "Mungkin lipatannya tidak akan bisa masuk ke kotak suara sehingga untuk melipatnya di bantu panitia. Jadi saya tegaskan bahwa tidak ada pelanggaran apalagi pembelian suara dari salah satu Caleg " Terang Basori di balai desa Tlogosari.

"Jadi saya tegaskan bahwa tidak ada pelanggaran apalagi pembelian suara dari salah satu Caleg,"terang Basori di balai desa Tlogosari.

Sementara Wito, ketua KPPS di TPS 8 juga memberikan keterangan sama kepada Suara Publik terkait dugaan pembelian suara dari salah satu Caleg. Kata Wito, hal itu tidak mengkin karena sejak awal pelaksanaan pencoblosan di TPS 8 ini tidak ada orang tertangkap basah sedang beli surat suara. Namun, hanya ada kejadian yang sempat timbulkan kesalah pahaman karena dianggap pelanggaran. padahal bukan pelanggaran berupa panitia yang dimintai tolong oleh ibu lanjut usia untuk membantu melipatkan surat suara mengingat saat itu warga pemilih sedang antri dan berdesakan.

"Jadi bukan kejadian dugaan pembelian suara dan itu keliru " tegas Wito. Salah satu petugas Kecamatan Tlogosari, Fikri mengemukakan, bahwa tidak pernah mendengar atau menerima informasi adanya pembelian suara di TPS 8 hari ini, tapi kalau tadi malam informasinya memang sempat terjadi oleh salah satu orang Timses salah satu Caleg dari Parpol PKB diduga sedang melakukan money politik. "Tapi sudah diselesaikan dan diingatkan oleh Pak Camat Tlogosari,"katanya.

Sementara itu, Camat Tlogosari, Didik. S., membenarkan keterangan yang bersumber di Polsek Tlogosari. "Tidak pernah mendapat laporan kejadian adanya pembelian suara di TPS 8, sebab sampai saat ini situasi tetap kondusif dan diharapkan masyarakat jangan terlebih dahulu menerima berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan Kebenarannya," terang Camat Dodik.

Editor :