Laporan Iwan Dayat.
Pasuruan Suara Publik Janjikan putri keduanya handpone baru dari gaji Linmas di TPS (Tempat Pemungutan suara) pada pemilu 17 April 2019, Thohiron (48) anngota linmas TPS 21 kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan tewas kecapean setelah bertugas menjaga TPS selama dua hari 1 malam pada minggu malam, (21/4/19).
Suriatin istri korban kepada wartawan mengatakan bahwa setelah menjaga TPS korban mengeluh kurang enak badan dan sebelum berangkat ke TPS korban sempat mengatakan kepada putrinya bahwa gajinya sebagai Linmas di TPS akan diberikan kepada putrinya untuk membeli HP. " Bapak mengeluh sakit dan tidak mau makan pada hari jumat kemarin, dan hari sabtu keluar cairan darah dari mulutnya akhirnya kami bawa ke RSUD R Soedarsono (purut) dan disana kejang - kejang kemudian pada minggu malam waktu mau dipindah ke ruangan lain Bapak sudah meninggal dunia," kata Suriatin, Selasa pagi (23/4/19).
Ketika disinggung terkait penyakit yang diderita korban, Suriatin mengungkapkan bahwa selama ini korban tidak pernah mengalami sakit yang parah dan sebelum meninggal dan dirawat di RSUD R Soedarsono kota Pasuruan Dokter yang menangani korban menjelaskan bahwa almarhum Thohiron menderita gangguan di bagian saraf.
"Bapak kalau sakit tidak pernah mau ke Dokter karena takut disuntik hanya minum obat dan jamu dan sebelum meninggal Dokter mengatakan bahwa Bapak mengalami kepanasan di bagian sarafnya," Tambah Suriatin.
Dilain tempat, Yeti Hindun selaku sekretaris kelurahan Karanganyar membenarkan bahwa korban memang petugas Linmas di TPS 21 pada pemilu 17 April yang lalu dan bertugas bersama puluhan Linmas lainya. "Korban baru pertama kali menjadi petugas Linmas di TPS dan pekerjaan korban sehari - hari sebagai pedagang di warung kopi di jalan Soekarno Hatta kota Pasuruan," Ujar Yeti Hindun.
Suriatin mengungkapkan bahwa pasca meninggalnya suaminya Thohiron (alm) belum ada petugas dari PPl, PPK maupun dari KPU kota Pasuruan yang berkunjung kerumah korban. "Ketua KPPS maupun dari kelurahan dan dari KPU belum ada yang kesini," Pungkas Suriatin.
Almarhum Thohiron tercatat sebagai warga Rt 2 Rw 8 kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan kelahiran Purbalingga 23 Mei 1971 yang memiliki dua putri yakni Aulia Meiyanti (19) dan Anggi Meilina (14) tahun dan jasad korban dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan,(dyt).
Editor : Redaksi