Jabatan Kasun Ngablak Rejo Terisi, Samsudin Lolos Dengan Nilai Tertinggi

Reporter : Redaksi

GRESIK, (suara-publik.com) - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dusun (Kasun) Ngablak Rejo, panitia P3D (Panitia Penyaringan dan Penjaringan Perangkat Desa) di Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik melaksanakan tes ujian perangkat desa berbasis CAT (Computer Assisted Test) yang bekerja sama dengan salah satu universitas di kota Malang.

Ujian di ikuti oleh 3 peserta dan berjalan sukses. Peserta yang mengikuti tes ujian perangkat desa Ngablak Rejo ialah Samsudin, Nur Sodik, dan Sutrisno.

Dari tes yang dilakukan, peserta Samsudin mendapatkan nilai 62, Nur Sodik mendapatkan nilai 38, dan Sutrisno mendapatkan nilai 38. Secara otomatis, Samsudin adalah peserta yang mendapat nilai tertinggi dan mencapai passing grade.

Tes ujian perangkat desa yang dilaksanakan dikantor balai Desa Gempol Kurung, Senin, (29-12-2025), dihadiri oleh Camat Menganti, Bagus Arief Jauhari, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman S.Tr.K, S.I.K, Danramil 0817/04 Menganti Kapten Inf. Didik Hartanto, perwakilan dari DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Gresik, Kepala Desa Gempol Kurung, Nuriyadi, BPD Gempol Kurung, dan masyarakat Desa Gempol Kurung.

Setelah tes ujian dilakukan, panitia P3D mengumumkan peserta yang mendapatkan nilai tertinggi.

Kepala Desa (Kades) Gempol Kurung, Nuriyadi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada peserta yang telah mendapatkan nilai tertinggi dan mencapai passing grade. Jabatan menurut Nuriyadi adalah amanah yang harus di emban dengan sebaik-baiknya.

Nuriyadi juga mengucapkan terima kasih kepada panitia P3D dan semua pihak yang telah membantu dan bekerja keras selama proses penyaringan hingga selesainya tes ujian ini.

"Selamat kepada peserta yang telah mendapatkan nilai tertinggi dan nantinya bisa segera berkolaborasi dengan perangkat desa lama demi terciptanya pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik," ucap Nuriyadi.

Sementara, Camat Menganti, Bagus Arief Jauhari menyampaikan bahwa untuk bisa membawa manfaat bagi masyarakat tidak hanya menjadi perangkat Desa. Menjadi wiraswasta yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan juga merupakan pengabdian kepada masyarakat.

"Kepada calon perangkat desa yang mendapatkan nilai tertinggi jangan terlalu bangga karena perjuangan untuk mengabdi kepada masyarakat baru dimulai. Dan kepada yang tidak lolos jangan berkecil hati, di usia yang masih muda kesempatan untuk berkarya masih terbuka lebar," ungkap Camat Bagus.

Dengan adanya perangkat desa yang baru, masyarakat berharap agar berbagai program dan kegiatan pembangunan di Desa Gempol Kurung dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga. (red)

Editor : suarapublik

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru