Harkitnas ke-118 Jadi Momentum, Pemkab Gresik Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Reporter : Redaksi

GRESIK, (suara-publik.com) - Semangat peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mempercepat pembangunan sektor pendidikan melalui proyek strategis Sekolah Rakyat di Desa Racitengah, Kecamatan Sidayu, Rabu (20/5/2026).

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani yang akrab disapa Gus Yani bersama Ramadhan Nasution dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau progres pembangunan sekolah yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kunjungan kerja tersebut mengusung tema "Dengan Semangat Kebangkitan Nasional ke-118 Segera Kita Wujudkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara."

Agenda diawali dengan pemaparan progres pembangunan oleh perwakilan kontraktor pelaksana dari PT Waskita Karya, Yan. Dalam laporannya, proyek yang dibangun di atas lahan sekitar enam hektare itu kini telah menunjukkan perkembangan signifikan.

"Hingga pertengahan Mei 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai 55 persen. Kami optimistis konstruksi utama dapat diselesaikan sesuai target pada Juni 2026," ujarnya di hadapan Bupati dan Kapolres.

Usai pemaparan, rombongan Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke area proyek guna memastikan kualitas pembangunan sekaligus mengecek fungsi dan peruntukan setiap bangunan yang tengah dikerjakan.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Gresik.

"Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mengenyam pendidikan di sekolah yang bagus, representatif, dan memiliki kualitas bertaraf internasional. Jika tidak ada kendala, Juli 2026 kegiatan belajar mengajar sudah bisa dimulai," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan komitmen Polri dalam mengawal seluruh program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

"Pendidikan merupakan instrumen strategis pembangunan bangsa. Kehadiran Sekolah Rakyat membuka akses dan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Peninjauan proyek strategis tersebut turut dihadiri Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, PPK Pembangunan Sekolah Rakyat M. Akhbar Ansyari, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Kasat Intel Polres Gresik Iptu Bagas Indra Wicaksono, Camat Sidayu Suwartono, Kapolsek Sidayu Iptu Suharto, serta Danramil Sidayu Kapten Inf Sumarjiono.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran seluruh unsur Forkopimda menandai komitmen bersama dalam mempercepat terwujudnya Sekolah Rakyat sebagai pusat pendidikan dan harapan baru bagi generasi penerus bangsa di Kabupaten Gresik. (74ck)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru