GRESIK, (suara-publik.com) – Polres Gresik terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Bareng Media dalam program Piramida (Kopi Radio Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang digelar di Ruang Rupatama SAR Polres Gresik, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik bersama puluhan jurnalis dari berbagai organisasi profesi dan platform media di Kabupaten Gresik.
Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai forum komunikasi dua arah antara kepolisian dan insan pers. Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari perkembangan situasi kamtibmas, penyampaian informasi kepada masyarakat, hingga pentingnya membangun komunikasi yang terbuka, sehat, dan berkesinambungan antara Polri dan media.
Suasana diskusi berlangsung santai namun produktif. Di sela-sela dialog, sejumlah jurnalis turut menghibur peserta dengan menyumbangkan lagu, menciptakan suasana kekeluargaan yang semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan awak media.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, program Piramida merupakan wadah untuk memperkuat kolaborasi dan membangun komunikasi yang konstruktif dengan insan pers sebagai mitra strategis Polri.
"Melalui wadah Piramida ini, kita bisa duduk bersama, berdiskusi santai, saling bertukar pikiran, sekaligus mempererat silaturahmi. Media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui penyampaian informasi yang benar dan bertanggung jawab," ujar AKBP Ramadhan.
Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi pada era digital, media memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik. Karena itu, sinergi yang kuat antara kepolisian dan jurnalis menjadi faktor penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mampu menjaga suasana tetap kondusif di tengah masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi profesionalisme serta mengedepankan prinsip verifikasi dalam setiap pemberitaan. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat atau belum terverifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman, menimbulkan keresahan, bahkan mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Media memegang peranan penting dalam membentuk persepsi masyarakat. Jika informasi yang beredar tidak benar atau simpang siur, tentu dapat menimbulkan dampak negatif. Mari kita terus bersinergi menyajikan informasi yang edukatif, menyejukkan, dan dapat dipercaya demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Gresik," tegasnya.
Melalui kegiatan Ngopi Bareng Media dalam program Piramida, Polres Gresik berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin dengan insan pers semakin kokoh. Sinergi tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam mendukung penyampaian informasi yang kredibel sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Gresik. (74ck)
Editor : Redaksi