GRESIK, (suara-publik.com) – Harapan warga Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, terhadap perbaikan infrastruktur jalan mulai menunjukkan titik terang. Setelah ruas jalan kabupaten Gedangkulut arah Pundut Trate mendapat penanganan melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, warga kini mendesak pemerintah daerah agar segera melanjutkan perbaikan ruas Gedangkulut–Padeg yang kondisinya masih mengalami kerusakan.
Perbaikan bertahap tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Namun, warga menilai pekerjaan infrastruktur jangan berhenti pada satu ruas jalan saja, mengingat masih terdapat akses penting lainnya yang kondisinya membutuhkan perhatian serius.
“Ahmad bersama warga Gedangkulut lainnya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang mulai memperhatikan kondisi jalan. Alhamdulillah, jalan kabupaten Gedangkulut arah Pundut Trate yang sebelumnya rusak kini mulai diperbaiki,” ujar Ahmad.
Menurutnya, warga berharap ruas jalan Kabupaten Gedangkulut menuju Padeg juga segera mendapatkan tindak lanjut. Jalan tersebut dinilai memiliki fungsi strategis karena menjadi salah satu akses utama menuju kawasan pertanian sekaligus jalur alternatif masyarakat menuju Kota Gresik.
“Harapan kami, jalan Kabupaten Gedangkulut arah Padeg juga secepatnya ditindaklanjuti. Jalan tersebut menjadi akses bagi masyarakat untuk menuju lahan pertanian, baik sawah maupun tambak,” katanya.
Warga menyebut luas lahan pertanian di Desa Gedangkulut mencapai sekitar 500 hektare. Sementara ruas jalan Gedangkulut–Padeg yang mengalami kerusakan diperkirakan sepanjang 1,5 kilometer.
Kerusakan jalan tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat karena berada di kawasan yang menjadi pusat kegiatan pertanian warga Gedangkulut dan Padeg. Selain digunakan petani, ruas tersebut juga menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Gedangkulut, Padeg, Banjarsari hingga menuju Kota Gresik.
Setiap hari, jalan tersebut dilalui berbagai kalangan, mulai dari petani, karyawan pabrik hingga masyarakat umum. Bahkan ketika terjadi kepadatan lalu lintas di jalur nasional, sebagian masyarakat memilih menggunakan ruas Gedangkulut–Padeg sebagai jalur alternatif karena dinilai lebih cepat menuju pusat Kota Gresik.
Dukungan terhadap aspirasi warga juga disampaikan Babinsa Gedangkulut, Imam. Ia menilai perbaikan ruas jalan tersebut akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian dan mobilitas warga.
“Kami sangat mendukung aspirasi warga Gedangkulut. Jika jalan tersebut direalisasikan pembangunannya, tentu banyak manfaat yang akan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Imam, posisi ruas jalan Gedangkulut–Padeg juga cukup strategis dalam mendukung program KDKMP yang lokasinya berada di sekitar jalur tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Gedangkulut Muhammad Saroni membenarkan bahwa kondisi ruas jalan Gedangkulut–Padeg masih menjadi perhatian masyarakat. Panjang jalan yang menghubungkan Gedangkulut menuju Padeg, Banjarsari hingga Kota Gresik tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1,5 kilometer.
“Mayoritas warga sekitar adalah petani sawah dan tambak. Luas lahan pertanian kurang lebih 500 hektare,” kata Saroni.
Ia mengungkapkan, pemerintah desa telah berupaya menyampaikan aspirasi warga kepada Pemerintah Kabupaten Gresik melalui pengajuan proposal agar ruas jalan tersebut mendapat perhatian dan segera ditindaklanjuti.
Saroni berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan perbaikan jalan yang selama bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat Gedangkulut.
“Kami sudah berusaha berkomunikasi dengan pemerintah daerah melalui pengajuan proposal. Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Gresik dapat mewujudkan keinginan warga yang selama bertahun-tahun menghendaki jalan ini diperhatikan,” tegasnya.
Ia mengapresiasi langkah Pemkab Gresik yang telah melakukan perbaikan jalan Gedangkulut arah Pundut Trate. Namun, menurutnya, pekerjaan tersebut perlu dilanjutkan ke ruas Gedangkulut–Padeg yang hingga kini masih mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah, jalan Gedangkulut arah Pundut Trate sekarang sudah mulai diperbaiki. Tinggal jalan Gedangkulut–Padeg yang kondisinya masih rusak. Semoga aspirasi warga Desa Gedangkulut segera mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik,” pungkas Saroni.
Warga berharap perbaikan jalan tidak hanya dipandang sebagai pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperlancar akses pertanian, mendukung perekonomian masyarakat, serta membuka jalur alternatif yang memiliki nilai strategis bagi mobilitas warga menuju pusat Kabupaten Gresik. (74ck/Mar)
Editor : Redaksi