Herlina Melaporkan.
Blitar (suara-publik.com) Komisi II DPRD kabupaten Blitar telah melakukan haering bersama pedagang pasar Kanigoro yang tergabung dalam paguyuban pedagang pasar Kanigoro Sri rejeki. Para pedagang telah menyampaikan sejumlah keluhan terkait bangunan pasar Kanigoro baru di kelurahan satreyan kecamatan Kanigoro kabupaten Blitar.
Dalam haering di hadiri perwakilan pedagang pasar Kanigoro, Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) kabupaten Blitar, Mantri Pasar serta Pihak kontraktor.
Wakil ketua DPRD kabupaten Blitar M Rifai mengatakan, tujuan haering kali ini untuk mencari solusi terkait keluhan dari pedagang. Sejumlah keluhan pedagang di antaranya mengenai ukuran lapak masing masing pedagang, meja cor untuk berjualan ketinggian, serta banyaknya pedagang pasar Kanigoro yang grosir dikawatirkan tidak tertampung.
Dijelaskan nya, dalam haering pihaknya mendorong dinas untuk Redesign bangunan pasar Kanigoro baru.
Sementara untuk ketinggian meja, ia menyebut ada kesalahan persepsi pedagang, dimana pembangunan meja tersebut belum selesai. Karena ada penambahan ketinggian lantai, sehingga tinggi meja akan sesuai dengan perencanaan, jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Blitar Sri Astuti mengatakan, hearing merupakan upaya untuk mewadahi keinginan para pedagang. Pemerintah Daerah sendiri berharap pasar Kanigoro nanti sebagai embrio pasar yang berstandar SNI.
Sehingga penataan pasar mulai dari manajemen, pengelolaan, serta zonasi harus dilakukan sebaik mungkin,meski tidak bisa maksimal, pihaknya memastikan akan tetap mengakomodir keinginan para pedagang, tegasnya.
Editor : Redaksi