Desa Singolatren Santunani 44 Anak Yatim Piatu.

suara-publik.com

Laporan: Budiyono.

Banyuwangi,Suara Publik.com - Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu sesuai arahan Inspektorat yang dilaksanakan di kantor desa Singolatren. Santunan ini mendapat apresiasi Kades Singolatren pada hari Jum'at 30 Agustus 2019, pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Dengan kerendahan hati yang tulus di Desa Singolatren sengaja menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu dengan tujuan supaya Desanya dapat kebarokahan dan ketentraman jauh dari tolak balak bencana dan musibah, dan disamping itu juga pemilihan calon kades tidak ada hambatan, tentram dan aman supaya para calon Kades - Kades semoga terkabul hajatnya," kata Apandi Kades Singlatren.

100%

Apandi selaku Kades Singolatren menyatakan pada awak media," terus terang ini saya lakukan atas respon dari kerja sama Inspektorat dengan Perangkat Desa tersebut guna untuk peduli terhadap Anak Yatim. Hal itu harus kita dukung dan kita bantu walaupun sekecil apapun berupa bantuan itu, yang penting bermanfaat bagi mereka.

Dan perlu di ketahui, bahwa niat saya untuk peduli pada mereka semata - mata tulus serta tidak ada kaitannya dengan Pilkades yang akan datang, kegiatan ini adalah program dari pemerintah, maka dari itu, inilah yang saya lakukan untuk membantu mereka yang sudah tidak punya ayah sebagai tulang punggung mencari nafkah hanya untuk demi keluarganya,"  ungkap Apandi.

Dalam kegiatan Santunan Anak Yatim ini 44 anak yang mendapatkan bantuan berupa alat - alat sekolah senilai Rp 200.000, per anak. Sebanyak 40 anak, sesuai data dari Inspektorat, namun setelah di kroscek ada tambahan susulan 4 anak Yatim itu dana pribadi dari Kades sendiri, sehingga totalnya mencapai 44 anak Yatim.

Semoga kedepannya. Desa ini bisa lebih maju dan meningkat secara ekonomi. Untuk itu kami menghimbau masyarakat ikut membagun Desanya, biar berkembang dengan program - program sesuai acuan dari pihak pemerintah menuju kemakmuran rakyat terpadu,"ungkapnya

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru