Herlina Melaporkan.
Blitar ( suara - publik .com) - Sekitar tiga puluh warga Desa Suruhwadang Kecamatan Kademangan mendatangi kantor DPRD Kabupaten Blitar yang ada di Jl. Kota Baru No. 10 Kanigoro, beberapa hari lalu Kedatangan warga untuk menyampaikan keluhan tentang tingginya tarif PDAM di Desa Suruhwadang.
Kedatangan warga secara mendadak siang itu ditemui oleh Ketua Sementara DPRD Kabupaten Blitar, Suwito di ruang rapat DPRD Kabupaten Blitar untuk dilakukan hearing.
Perwakilan warga Desa Suruhwadang, Suwarto mengatakan kedatangnnya siang itu untuk menyampaikan keluhan atas tingginya tarif PDAM yang sudah diberlakukan sekitar 3 tahun ini. Warga keberatan adanya pembebanan tarif wajib yang harus dibayar warga setiap bulan sebesar Rp. 6.100 x 5 kubik atau Rp. 30.500 serta biaya administrasi sebesar Rp.6.000, meskipun dalam satu bulan hanya memakai dua atau tiga kubik bahkan nol pemakaian sama sekali.
“Kami minta adanya peninjauan ulang terhadap tarif PDAM yang diberlakukan karena dinilai terlalu mahal dan membebani warga. Apalagi dengan sistim harus membayar iuran wajib yang telah ditetapkan tersebut,” kata Suwarto.
Hal senada diungkapkan oleh Yatno yang juga merupakan pelanggan PDAM. Pihaknya berharap ada penurunan tarif hingga 50 �ri tarif yang telah diberlakukan, mengingat sumber mata air yang digunakan PDAM berasal dari Desa Suruhwadang. “Kami ingin ada perubahan penarikan pada warga, dimana biaya yang dikenakan hanya sesuai dengan jumlah meter kubik yang dipakai,” jelasnya.
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Blitar Suwito memberikan apresiasi kepada warga yang telah menyampaikan aspirasi secara langsung ke DPRD Kabupaten Blitar. Pihaknya mengakui jika pernah mendengar adanya keluhan warga soal tingginya tarif PDAM di Suruhwadang, namun secara resmi baru disampaikan warga saat ini.
“Melalui hearing sore ini kami bisa mengetahui secarang langsung, hal-hal apa saja yang menjadi keluhan warga Desa Suruhwadang terkait tarif PDAM,” ungkapnya.
Terkait persoalan ini, Suwito mengatakan secepatnya disampaikan kepadan Pemerintah Kabupaten Blitar dan pihak PDAM agar keluhan warga bisa segera dicarikan solusi yang terbaik. “Kita akan komunikasin langsung dengan Bupati agar segera ada jalan keluar terbaik,” jelasnya
Editor : Redaksi