suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Imbas Jebolnya Tanggul Dusun Gorekan Kidul, Kali Lamong Meluap Banjiri Desa Cermen Dan Sekitarnya

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

GRESIK, (suara-puplik.com)- Banjir meluapnya Kali Lamong sudah menghiasi dunia media sosial mulai dari media Online, Facebook, wha, dan lain-lain. Banjir Kali Lamong sudah terjadi berkali-kali dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, mulai bulan Desember sampai dengan Maret tahun ini.

Oleh karena ini saya ingin menulis tentang Banjir saat ini yang telah menjebol tanggul Dusun Gorekan Kidul, Desa Cermen, Kabupaten Gresik. Selasa (16/03/2021).

Banjir Kali Lamong merupakan Banjir tahunan yang selalu terjadi beberapa kali dalam setahun dan melanda wilayah Gresik Selatan khususnya, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Kedamean, Cerme dan Menganti.

Dalam kesempatan ini saya ingin menceritakan detik-detik awal jebolnya tanggul anak Kali Lamong dan Tanggul Dusun Gorekan Kidul.

Pada hari Minggu (14/03) warga Dusun semua mencoba melakukan perbaikan tanggul yang jebol secara manual, akan tetapi karena derasnya arus air dan ketinggian air yang terus bertambah, tidak mampu untuk menahan aliran air tersebut yang mengakibatkan banjir seluruh area persawahan.

Padahal saat itu tanaman padi siap untuk dipanen, sehingga perkiraan kerugian petani Ratusan Juta rupiah. Tidak hanya membanjiri area persawahan saja, Tanggul Dusun akhirnya juga jebol pada Senin malam jam 23:32 WIB, warga segera menyelamatkan barang-barang yang bisa untuk diselamatkan seperti hewan ternaknya sapi dan sepeda motornya untuk dibawa ketempat yang tidak kebanjiran.

Kemudian warga membuat Rak dari Kayu atau biasa disebut Andang untuk menaruh barang- barang supaya tidak terkena air.

Warga, Perangkat dan Kepala Desa Cermen Moch Suhadi, S.H juga ikut membantu warga Desanya untuk menyelamatkan barang-barang yang ada.

Kades Suhadi beserta perangkat ikut berkeliling memantau banjir tersebut untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Ketinggian air banjir di pemukiman warga Dusun Gorekan Kidul sekitar 50 CM - 1,5 M.

Pada kesempatan tersebut Kades Suhadi menyampaikan, "Semoga warga selalu bersabar dalam menghadapi bencana banjir ini dan selalu diberikan kesehatan lahir batin sehat walafiat untuk semuanya. Mudah-mudahan air segera surut dan kita bisa beraktifitas seperti sedia kala. Dengan adanya Banjir ini, semoga bisa membawa keberkahan dan menghilangkan pandemi Covid-19 dari Negeri tercinta Indonesia." kata Suhadi.

Salah satu Tokoh Masyarakat Nuriyadi menyampaikan, "Dengan Pemerintahan Gresik Baru diharapkan bisa merubah Banjir kali Lamong ini sebagai berkah untuk warga Gresik, kalau musim kemarau kita sangat kesulitan mendapatkan air, akan tetapi di musim penghujan kita selalu kakean banyu alias kebanjiran, mohon pihak-pihak terkait pemangku kebijakan bisa memberikan solusi permasalahan Banjir Kali Lamong ini." harapnya (imam)

Editor :

Ukw pjs