suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Penipuan dan Penggelapan Jual 2 Unit Ranmor Vespa, Terdakwa G.H Akui Sudah Terima Pelunasan Rp 87,7 Juta

avatar suara-publik.com
Foto : Terdakwa Greddy Harnando (kanan atas), menjalani sidang agenda dakwaan dan keterangan saksi korban, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara vidio call, Selasa (03/10/2023)
Foto : Terdakwa Greddy Harnando (kanan atas), menjalani sidang agenda dakwaan dan keterangan saksi korban, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara vidio call, Selasa (03/10/2023)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana penipuan dan penggelapan penjualan 2 unit sepeda motor Vespa yang disepakati berwarna biru Nopol KB-6999-HL, dan Vespa berwarna kuning Nopol B-5075-BBL, dengan harga disepakati Rp.87.750.000,-, namun hanya dikirim 1 unit berwarna biru, juga tidak dilengkapi dokumen BPKB dan STNK nya, dengan Terdakwa Greddy Harnando (39), Warga Wisma Pagesangan III/56, Jambangan Surabaya/ Graha Natura Blok BB 2 Surabaya, di ruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara vidio call, dipimpin ketua majelis hakim Mangapul,Selasa (03/10/2023).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak, Menyatakan Terdakwa Greddy Harnando, melakukan tindak pidana, "Dengan sengaja melawan hukum memiliki barang sesuatu kepunyaan orang lain, tetapi ada dalam kekuasaanya bukan karena kejahatan” "Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 372 KUHPidana," Atau, "Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 378 KUHPidana". Jaksa Herlambang menghadirkan saksi korban AW, yang menerangkan awal pertemuan dengan terdakwa, saat sepeda bersama dalam perkenalannya Greddy menawarkan Vespa 2 unit, awalnya menawarkan 2 unit vespa itu sebesar 100 juta namun saksi tidak berani dengan harga segitu.

"Setelah tawar menawar dan disepakati dengan harga Rp. 87.750.000,- tapi barang yang dikirim hanya Vespa warna biru, Vespa warna kuning tidak pernah ada, itupun tidak ada BPKB nya hanya STNK aja yang Vespa warna biru, berkelit terus setiap ditanyakan unit warna kuning dan kelengkapan dokumennya," Terang saksi. "Bagaimana dengan keterangan saksi apakah benar kamu menjual Vespa Biru tanpa ada BPKB nya dan satu Vespa Kuning Tidak ada Fisiknya hanya ada BPKB nya," tanya hakim. "Iya benar yang mulia,' Jawab Terdakwa Greddy Harnando.

Berawal hari Senin, 09 Januari 2023 jam 11.42 wib saksi AW sedang makan di jalan Perak Timur/564 bersama saksi LW, dihubungi Terdakwa Greddy Harnando, melalui Telepon, menawarkan 2 unit Vespa miliknya, merk Vespa type Scooter Nopol B-5075-BBL warna Kuning dan Sepeda motor merek PIAGGIO type VESPA GTS warna Biru Nopol KB-6999-HL, Harga murah Rp.100 juta, Akhirnya saksi AW tergiur sepakat harga Rp 87.750.000,-, dan dibayar uang tanda jadi sebesar Rp.5 Juta, ke Rekening BCA Terdakwa Greddy Hanando. Selanjutnya hari Selasa10 Januari 2023 jam 18.50 wib saksi AW bersama saksi LW, datang kerumah terdakwa Greddy, di Graha Natura Blok BB 2 Surabaya untuk mengambil 2 unit VESPA tersebut.

Sesampai di rumahnya, saksi bertemu dengan Terdakwa Greddy dan istrinya Dinda Alita Widiariputri, Tersakwa Greddy menyewa Pick Up untuk mengangkut motor Vespa, Terdakwa mengatakan yang bisa dikirim dulu Sepeda motor PIAGGIO type VESPA GTS warna Biru Nopol. KB-6999-HL, Terdakwa belum bisa mengirim sepeda motor merek VESPA type SCOOTER Nopol B-5075-BBL warna Kuning, saksi sepakat melakukan pembayaran secara diangsur.

Saksi AW mentransfer kembali Rp 40 juta dan Rp 7.750.000 ke rekening BCA Terdakwa.Terdakwa berjanji akan mengantarkan kekurangan barangnya dan kelengkapan dokumennya.Saat ditanyakan kekurangan barang unit tersebut, Terdakwa Greddy mengatakan akan segera diantar. Kembali saksi AW mentrasfer Rp.10 juta. Beberapa hari kemudian Terdakwa Greddy dan istrinya datang kerumah saksi mengantarkan STNK Sepeda motor merek PIAGGIO type VESPA GTS warna Biru Nopol KB-6999-HL, diterima pembantu saksi AW.

Kembali ditanyakan oleh saksi tentang unit Vespa warna kuning, dan BPKB Vespa warna biru, Terdakwa Greddy beekelit akan dikirim seminggu lagi.Kembali ditanyakan di tanggal 18 Januari 2023, tentang kekurangan tersebut, dikatakan Terdakwa akan segera diantar, saksi AW kembali mentrasfer uang ke rekening BCA Terdakwa, Rp.15 juta. Terdakwa Greddy hanya mengantar BPKB unit Vespa warna kuning, namun tidak ada unitnya dan STNKnya.Dan BPKB unit Vespa warna biru juga tidak diserahkan, Hanya selalu janji kepada saksi.

Pada 31 Januari 2023, saksi AW kembali mentrasfer ke rekening Terdakwa Greddy Rp.10 Juta, Ternyata sepeda motor merek VESPA type SCOOTER Nopol B-5075-BBL warna Kuning telah Terdakwa berikan kepada saksi Munarif, mantan pengacaranya sebagai fee pendampingan hukum perkara terdakwa Greddy. Akibat perbuatan tersebut, saksi korban AW, mengalami kerugian Rp 87.750.000,- (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper