suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

ANIAYA DAN BACOK KORBAN BERKALI -KALI SAMPAI JATUH, HAKIM DAN JAKSA SEPAKAT HUKUM TERDAKWA ACHMAD ROJI DAN ABDUL MUIS 24 BULAN BUI

avatar suara-publik.com
Foto : Terdakwa Achmad Roji (39) dan Abdul Muis (53), dan JPU Herlambang Adhi Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak, agenda putusan hakim, di ruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara vidio call
Foto : Terdakwa Achmad Roji (39) dan Abdul Muis (53), dan JPU Herlambang Adhi Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak, agenda putusan hakim, di ruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana Penganiayaan, dengan cara memukul muka berkali- kali hingga jatuh ke tanah juga membacok menggunakan pisau sepanjang 29cm, mengenai kaki dan jari korbannya, dilakukan oleh kedua terdakwa Achmad Roji bin Rumadji (39) dan terdakwa Abdul Muis bin Rumadji (53), warga Jalan Teluk Nibung Timur Gg 8 No 8 Surabaya, di ruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara vidio call. Dalam agenda putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Marper Pandiangan, Mengadili, Menyatakan para terdakwa Achmad Roji bin Rumadji (39) dan Terdakwa Abdul Muis bin Rumadji(53), terbukti bersalah melakukan tindak pidana, "Kekerasan terhadap orang" "Sebagaimana diatur dalam dakwaan Pasal 170 ayat (1) KUHP.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Achmad Roji bin Rumadji (alm) dan Terdakwa Abdul Muis bin Rumadji (alm) dengan pidana penjara masing masing selama 2 tahun. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani para terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, memerintahkan para terdakwa tetap berada dalam tahanan. Menetapkan barang bukti, 1 bilah pisau dapur dengan gagang kayu sepanjang 29 cm. Dirampas untuk dimusnakan. 1 HP VIVO Y02, warna biru, dikembalikan kepada terdakwa Achmad Roji. 

Putusan Hakim sama ( conform) dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herlambang Adhi Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, menuntut para terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun. Diketahui, pada hari Minggu, 11 Juni 2023, Jam 21.00 Wib, terdakwa Achmad Roji bin Rumadji di datangi saksi Syaiful Bakhri menagih uang tiket pertandingan Persebaya Rp 780 ribu, sebelumnya di titipkan ke terdakwa Achmad Roji untuk beli tiket, namun dibatalkan oleh saksi Syaiful Bakhri. Terdakwa Achmad Roji emosi memukul saksi Syaiful, berkali- kali kearah muka, hingga jatuh ke tanah.Terdakwa mencekik Syaiful dari belakang hingga tidak bisa bergerak. Terdakwa Abdul Muis membacok Syaiful gunakan pisau sepanjang 29 cm ke kaki Syaiful, menendang, kemudian para terdakwa melarikan diri.

Selanjutnya, Jumat 23 Juni 2023 jam 23.45 Wib saksi Roby Agam Kusuma dan Iqbal Tareq Ibrahim, anggota polisi, berhasil menangkap para terdakwa di Desa Karang Kliwon, Dusun Karangkedawan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sesuai Visum et Repertum RS. PHC, kesimpulan hasil pemeriksaan, di temukan, luka terbuka pada lutut kanan, luka terbuka pada jari telunjuk dan jari tengah kiri, luka terbuka pada telapak kaki kiri. Kelainan tersebut diatas akibat kekerasan tajam. Luka lecet pada lutut kiri, luka lecet pada kaki kanan dan luka tersebut mengakibatkan halangan menjalankan pekerjaan atau pencaharian, belum bisa beraktifitas secara normal. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper