suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PERINTAH NAPI LAPAS BANYUWANGI AMBIL SABU 200 GRAM DI DENPASAR BALI, DI RANJAU DI JL. INDRAGIRI DAN JL. JAMBI SURABAYA, TERDAKWA DIDIK HERU PURNOMO DAN GATOT PR

avatar suara-publik.com
Foto : Terdakwa Didik Heru Purnomo menjalani sidang agenda dakwaan dari JPU, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara Vidio Call
Foto : Terdakwa Didik Heru Purnomo menjalani sidang agenda dakwaan dari JPU, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara Vidio Call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu, dengan cara mengambil sabu di Denpasar Bali, di dapat dari Basuki (Napi Lapas Banyuwangi) sebanyak 200 gram, yang dipecah menjadi per bungkus dengan 50 gram, yang diranjau di Jalan Indragiri dan Jalan Jambi Surabaya, dengan terdakwa Didik Heru Purnomo, bin Sunaryo, bersama dengan Gatot Prasetyo bin Noeratim (berkas penuntutan terpisah), di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara vidio call.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan terdakwa Didik Heru Purnomo, Bin Sunaryo, bersama dengan Gatot Prasetyo bin Noeratim (berkas penuntutan terpisah). Melakukan tindak pidana, "Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I” "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika." Selanjutnya, sidang ditunda pada pekan depan, JPU belum dapat.menghadirkan saksi polisi yang menangkap para terdakwa.

Diketahui, pada hari Selasa, 08 Agustus 2023, pukul 09:00 wib, saksi Dika Hardiansyah dan saksi Moch.Choirul Arifin, anggota kepolisian mendapat informasi di Jalan Cipunegara No 40, Wonokromo Surabaya, seseorang melakukan jual beli sabu. Selanjutnya para saksi mengamankan terdakwa Didik Heru Purnomo bersama dengan Gatot Prasetyo.

Dilakukan penggeledahan di kamar kost terdakwa Didik dan Gatot Ptasetyo, Jalan Randu Asri RT 10 RW 03, Pagerwojo, Buduran Sidoarjo, ditemukan 1 poket sabu berat netto 0,073 gram, 1 buah timbangan elektrik, 3 buah pipet kaca sisa pakai, 2 buah sedotan plastic dan 1 buah Hp. Sabu yang ditemukan petugas kepolisian milik terdakwa Didik Heru Purnomo, di dapat pada

hari Jumat, 20 Juli 2023, pukul 24.00 wIb, di terminal Ubung Jalan Gatot subroto, Denpasar Bali dengan cara, Gatot Prasetyo mengajak terdakwa mengambil sabu menggunakan mobil Gatot. Selanjutnya hari Jumat, 21 Juli 2023, terdakwa dan Gatot tiba di Bali, bertemu anak buah Basuki (Napi Lapas Banyuwagi), lalu keduanya kembali ke Surabaya.

Pada hari Sabtu, 22 Juli 2023, pukul 15.00 wib, terdakwa Didik Heru Purnomo dapat perintah Basuki (Napi Lapas Banyuwangi) untuk meranjau 50 gram sabu dibagi 2, dengan total 100 gram, di Jalan Indragiri Surabaya. Hari Minggu, 23 Juli 2023, pukul 15.00 wib mendapat perintah dari Basuki (Napi Lapas Banyuwangi) meranjau sabu 50,20 gram di Jalan Jambi Surabaya. Sisa 10 gram terjual ke saksi Ribowo (berkas penuntutan terpisah) melalui Gatot Prasetyo. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper