suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

EDARKAN NARKOTIKA SABU 23,4 GRAM DAN 21 BUTIR PIL EKSTACY MILIK DPO Fz, TERDAKWA M. ARIF DAN GILANG HERO JALANI SIDANG

avatar suara-publik.com
Foto : Kedua terdakwa M.Arif alias Petrik (30) dan Gilang Hero Muttaqien (25) menjalani sidang agenda dakwaan JPU, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara online, Rabu, (15/11/2023)
Foto : Kedua terdakwa M.Arif alias Petrik (30) dan Gilang Hero Muttaqien (25) menjalani sidang agenda dakwaan JPU, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, secara online, Rabu, (15/11/2023)
suara-publik.com leaderboard

 

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 26,5 gram dan 21 butir pil ekstacy, yang diperjual belikan milik dari Faizul alias Izul (DPO), dengan para terdakwa M. Arif alias Petrik bin HM. Idris Safii (30), warga Jalan RW Monginsidi, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Pasuruan. Bersama dengan terdakwa Gilang Hero Muttaqien bin Heru Abu Kisworo (25), warga Dusun Tambakrejo, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, di pimpin Ketua Majelis Hakim, Suswanti, di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, Rabu, (15/11/2023). Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmawati Utami dari Kejati Jatim, menyatakan 

terdakwa M. Arif alias Petrik bin HM. Idris Safii (30), dan terdakwa Gilang Hero Muttaqien bin Heru Abu Kisworo (25), melakukan tindak pidana Narkotika, "Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam hal jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram," "Sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika".Atau , "Sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika".

Selanjutnya penasehat hukum para terdakwa mengajukan eksepsi yang telah siap, selanjutnya dibacakan di persidangan. Dalam eksepsi penasehat hukum terdakwa, JPU menyatakan tetap pada dakwaannya, demikian pula penasehat hukum terdakwa tetap pada keberatannya (Eksepsi). Sidang akan dilanjutkan pada Rabu pekan depan dengan agenda putusan sela dari majelis hakim.

 Diketahui, Awalnya petugas Ditresnarkoba Polda Jatim mendapat informasi masyarakat adanya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pasuruan, dilakukan terdakwa M. Arif alias Petrik, hari Selasa, 22 Agustus 2023, petugas kembali menerima informasi terdakwa M.Arif sedang mengantar barang narkotika disekitar Dusun Kuti Desa Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mengendarai mobil Toyota Agya kuning No. Pol B 2327 SYD. 

Sekira Jam 14.00 WIB, diketahui terdakwa M.Arif sedang di dalam area SPBU Pertamina 54.671.26 Desa Kutorejo, Pandaan Kabupaten Pasuruan. Team Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menangkap terdakwa M.Arif bersama terdakwa Gilang Hero Muttaqien di SPBU Pertamina 54.671.26 Dusun Kuti, Desa Kutorejo, Pandaan, Pasuruan, saat mengantarkan sabu.

Dilakukan penggeledahan badan/pakaian dan dalam mobil yang di kendarai para terdakwa, ditemukan barang bukti 1 kardus King Donuts, berisi 1 bungkus plastik klip Sabu dengan berat 23,44 gram, beserta bungkusnya, 1 buah masker, 1 Hp Poco warna biru, 1 HP Samsung warna hitam milik terdakwa Arif di pergunakan berkomunikasi mendapatkan barang sabu yang diletakkan depan persneling serta 1 Hp Redmi warna abu-abu milik terdakwa Gilang, diletakkan depan persneling mobil.

Penggeledahan dalam rumah terdakwa Arif, ditemukan barang bukti 4 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat seluruh 3,18 gram beserta bungkusnya, dengan rincian, (berat 0,80, 0,80, 0,76, 0,82) gram, ditemukan dalam 1 plastik klip di dalam lipatan baju dalam lemari. 1 tas merk fashion terdapat 1 plastik klip berisi 21 butir extacy warna merah putih dengan berat total 7,36 gram. 2 pack plastik klip dan 1 sekrop dari sedotan, di depan pintu kamar terdakwa Arif. Total barang bukti sabu yang disita 5 bungkus plastik klip berisi Sabu dengan berat 26,62 gram.

Barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip sabu seberat 23,44 gram, 21 butir extacy warna merah putih berat keseluruhan 7,36 gram, milik Faizul alias.Izul (DPO). Sedangkan 4 bungkus plastik klip Sabu berat 3,18 gram beserta bungkus, milik terdakwa Arif yang diberikan oleh Faizul als.Izul (DPO) sebagai upah membantu dalam menerima dan menyerahkan barang sabu dan extacy milik Faizul. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper