suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Nyolong Limbah Medis Bekas dari RS Dr. Soewandie, Dapat Imbalan Rp200 Ribu, Zainal Abidin Dituntut 6 Bulan Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Zainal Abidin (kiri atas), menjalani sidang agenda tuntutan JPU di Ruang Tirta 1 PN Surabaya
Foto: Terdakwa Zainal Abidin (kiri atas), menjalani sidang agenda tuntutan JPU di Ruang Tirta 1 PN Surabaya
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana pencurian Limbah Medis RS.Dr Soewandhi, Jalan Tambakrejo No. 45-47, Surabaya, berupa 1 box kertas warna kuning berisi 341 biji jarum suntik bekas pakai, 22 biji jarum facutainer bekas pakai dan 4 biji tabung tempat mengambil darah bekas pakai, berada di Depo sampah medis dalam ruang Laboratorium, dalam kantong plastik hitam, dibawa ke makam WR. Soepratman Jalan Kenjeran Surabaya, dengan Terdakwa Zainal Abidin bin Sukarno bersama dengan Pendik, di Ruang Tirta 1 PN Surabaya, di pimpin Ketua Hakim, Darwanto secara vidio call.

Dalam agenda Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ahmad Muzakki dari Kejari Surabaya, menyatakan Terdakwa Zainal Abidin terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Pencurian” Sebagaimana dalam dakwaan melanggar pasal 362 KUHP.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pidana penjara selama 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan, Senin, (11/12).

Menyatakan barang bukti, 1 Flashdis berisi rekaman CCTV terdakwa pada waktu mengambil 1 box kertas warna kuning berisikan 341 biji jarum suntik bekas pakai, 22 biji jarum facutainer bekas pakai dan 4 biji tabung tempat pengambilan darah pakai, (yang disita dari Jazalah Rahmah).

Tetap terlampir dalam berkas perkara. 1 box kertas warna kuning berisikan 341 biji jarum suntik bekas pakai, 22 biji jarum facutainer bekas pakai dan 4 biji tabung tempat pengambilan darah pakai. Dikembalikan kepada RS. Dr. Soewandhi melalui saksi Jazalah Rahmah. 1 handphone merk Readmei 10 warna biru, 1 potong baju lengan pendek seragam cleaning servis, 1 celana panjang seragam cleaning servis. Dirampas untuk dimunahkan.

Sidang akan dilanjutkan pada Senin pekan depan (18/Des/ 2023), dengan agenda pembelaan. Diketahui, pada hari Senin, 14 Agustus 2023, sekitar Jam 11.00 Wib, Terdakwa Zainal Abidin mengambil barang berupa 1 box kertas warna kuning berisi 341 biji jarum suntik bekas pakai, 22 biji jarum facutainer bekas pakai dan 4 biji tabung tempat mengambil darah bekas pakai milik Rumah Sakit Dr. Soewandhi Surabaya.

Awalnya Rabu, 09 Agustus 2023, sekitar Jam 11.30 Wib, saat terdakwa nongkrong bersama-dengan Pendik dan teman Pendik di warkop pojok daerah Makam WR.Soepratman Jalan Kenjeran Surabaya.

Pendik bertanya kepada Terdakwa Zainal Abidin “Ada alat medis bekas Nal”, terdakwa menjawab “Ada”, kemudian terdakwa disuruh mengambil dengan imbalan uang Rp200.000. Saat keadaan sepi Terdakwa Zainal Abidin masuk ke

Depo sampah medis dalam ruang Laboratorium RS. Dr. Soewandhi, Jalan Tambakrejo No. 45-47, Surabaya, terdakwa mengambil 1 box kertas warna kuning berisi 341 biji jarum suntik bekas pakai, 22 biji jarum facutainer bekas pakai dan 4 biji tabung tempat mengambil darah bekas pakai, berada di tempat sampah medis.

Box tersebut terdakwa masukkan dalam kantong plastik hitam sudah disiapkan, kantong plastik dibawa menggunakan troli sampah menuju parkiran Roda 2 yang tidak terpantau CCTV dan disimpan ditanaman.

Setelah menunggu Jam istirahat dan Jam 11.30 Wib terdakwa membawa box tersebut ke makam WR. Soepratman Jalan Kenjeran Surabaya.Tujuan terdakwa mengambil barang bekas medis tersebut untuk diberikan kepada Pendik, karena memesan dan dijanjikan imbalan uang Rp200 ribu. Akibat perbuatan terdakwa, RS. Dr. Soewandhi mengalami kerugian Rp898.000. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper