suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Lanjutan TPPO di Surabaya, Terdakwa Baday Antariksa Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp120 Juta

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Baday Antariksa Indratra Tansyah (kiri), JPU, Dewi Kusumawati (tengah), dan Ketua Majelis Hakim Sutrisno, sidang dengan agenda putusan hakim, di Ruang Sari 3 PN Surabaya, Senin, (18/12/2023)
Foto: Terdakwa Baday Antariksa Indratra Tansyah (kiri), JPU, Dewi Kusumawati (tengah), dan Ketua Majelis Hakim Sutrisno, sidang dengan agenda putusan hakim, di Ruang Sari 3 PN Surabaya, Senin, (18/12/2023)
suara-publik.com leaderboard

 

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), jual cewek open BO, pelayanan seks, dikirim ke hotel, untuk temani pria hidung belang, penawaran wanita open BO melalui sosial media Facebook, dalam akun "LC Surabaya" oleh Indrawanto (berkas penuntutan terpisah) tarif Short time Rp500 ribu-Rp800 ribu, dan Long time Rp2 - Rp2,5 juta dengan Terdakwa Indrawanto bin Jaman, Baday Antariksa Indratra Tansyah bin Tansen Indra Aspari di Ruang Sari 3 PN Surabaya, secara vidio call, Senin, (18/12/2023).

Dalam agenda putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Sutrisno, MENGADILI, Menyatakan bahwa terdakwa Baday Antariksa Indratra Tansyah, terbukti bersalah melakukan tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

"Sebagaimana diatur dalam Pasal Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidan Perdagangan Orang (TPPO), dakwaan alternatif pertama Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Baday Antariksa Indratra Tansyah, dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda Rp120.000.0000, Subsideir 3 bulan penjara.

Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani, dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Menetapkan barang bukti, 1 Hp Xiaomy Redmi Note 8 Pro warna hitam, yang berisi M-Banking BCA an. Baday Antariksa. Dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim sama (Conform) dengan tuntutan JPU, Dewi Kusumawati dari Kejari Tanjung Perak, yang menuntut dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp120 juta, subsider 6 bulan penjara.

Terhadap putusan Majelis Hakim, Terdakwa Baday Antariksa yang di dampingi oleh penasehat hukumnya dari LBH Jaka Samudra Indonesia, menyatakan pikir-pikir. "Saya pikir-pikir dulu yang mulia," katanya.

Diketahui, hari Senin 10 Juli 2023, Jam 18:00 Wib, di Kamar Hotel 88, Jalan Kedung Sari No. 78, Surabaya, saksi Indrawanto memposting foto- foto wanita yang melayani jasa Open BO melalui akun Facebook milik Saksi Indrawanto bin Jaman, bernama Indra.

Kemudian saksi Indrawanto di hubungi customer melalui inbox di Facebook yaitu Agus Bahrul Yazid alias Bayu, akan memesan 2 wanita, untuk menemani Agus Bahrul Yazid. Setelah berpindah komunikasi melalui pesan whatsaap, Indrawanto mengirim foto-foto wanita, menjelaskan kepada Agus tarif wanita tersebut antara Rp500 ribu-Rp 800 ribu. Agus memilih Yanti alias Vero dan Novita Dwi Jayanti Hariputri alias Cindy Indrawanto menghubungi Terdakwa Baday Antariksa, mengabarkan 2 wanita dipesan untuk di booking. Terdakwa menyiapkan Vero dan Cindy menuju ke Hotel 88 Kedungsari, Surabaya menemani Agus Bahrul.

Indrawanto siapkan 1 kamar No. 505, Indrawanto dan Agus Bahrul bertemu di Hotel 88. Agus Bahrul transfer pembayaran untuk Vero dan Cindy ke rekening BCA milik Indrawanto Rp4.750.000. Agus Bahrul memberi uang tips ke Indrawanto 200 ribu. Kamar hotel dibayar Rp400 ribu, sisanya di transfer ke terdakwa rekening BCA an.Baday Antariksa Rp4.350.000. Terdakwa membayar Cindy Rp2,4 juta dan Yanti Rp1,5 juta sebagai jasanya.

Selanjutnya, Senin, 10 Juli 2023, Jam 20:00 Wib, saat terdakwa sedang di Gandaria, Jalan Kedungdoro/46 Surabaya, datang Saksi Andrew Putra Rama dan Saksi Landy Febriyansyah, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, melakukan penangkapan terhadap Terdakwa Baday Antariksa. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper