suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Gelar Bakti Sosial, DPD LSM GMBI Distrik Gresik Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

suara-publik.com leaderboard

 

GRESIK, (suara-publik.com) - Dengan mengucapkan rasa syukur atas kenikmatan yang diberikan Allah SWT dan melaksanakan salah satu program prioritasnya, yang diadakan setiap dua minggu sekali.

Baca Juga: Divkum Polri Beri Penyuluhan Hukum di Polres Gresik

Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (DPD-LSM GMBI) Distrik Gresik menggelar kegiatan bakti sosial yakni, memberikan santunan pada anak yatim dan kaum dhuafa. Acara tersebut di laksanakan di kantor DPD LSM GMBI Distrik Gresik, Dusun Purworejo, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.


Ketua DPD LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin yang di dampingi jajaran pengurus nya mengatakan, bahwa kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa, serta ngaji bareng merupakan kegiatan rutin dua mingguan.

"Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan selama 4 tahun sampai sekarang. Saat ini, terdapat 60 orang anak yatim dan dhuafa yang mendapatkan santunan," ujar M.Hudin yang akrab di panggil Udin kepada awak media, Sabtu, (13/1/2024) malam.

Baca Juga: Kapolres Gresik ikut Donor Darah Peringatan Hari Pers Nasional 2024 Bersama KWG

Lebih lanjut Udin mengatakan, Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu program inti dan prioritas dari GMBI, selain juga menjadi pondasi lembaga.

Udin menghendaki agar LSM jangan menjadi momok bagi masyarakat, tetapi bisa berbagi dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Baca Juga: Ketua DPD RI: Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun Imbas Amandemen Konstitusi

" Itu  amanah yang saya  emban sejak menjabat Ketua GMBI, juga rekan-rekan pengurus dan anggota sehingga bisa terlaksana sampai sekarang.  Awal  5 orang anak yatim yang di santuni, namun  lambat tahun banyak donatur  sehingga  selain anak yatim, juga menyasar kaum dhuafa," terangnya.


Diketahui saat ini, jumlah anggota LSM GMBI Distrik Gresik yang tercatat berjumlah 200 orang. Mereka tersebar di 18 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Adapun,  KSM yang sering mengadakan kegiatan seperti ini yaitu KSM di Pulau Bawean. (Mar/mam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper