suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kepsek SDI Cheng Hoo Surabaya Gelapkan Dana Sekolah Rp1,1 Miliar, Terdakwa Tumoro Ikayanti Dihukum 40 Bulan Penjara

Foto: Terdakwa Tumoro Ikayanti Aisyah menjalani sidang agenda putusan hakim, di Ruang Garuda 1 PN Surabaya secara online, Rabu, (17/01/2024)
Foto: Terdakwa Tumoro Ikayanti Aisyah menjalani sidang agenda putusan hakim, di Ruang Garuda 1 PN Surabaya secara online, Rabu, (17/01/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana Penggelapan dalam jabatannya sebagai Kepala Sekolah Sekolah Dasar Islam (SDI) Cheng Hoo, dengan gaji pokok Rp2.500.000 dan

tunjangan baca tulis Alquran Rp500.000 telah menggelapkan dana yang masuk dari SPP bulanan, uang pangkal, daftar ulang, uang Kegiatan, uang buku dan uang pembelian Formulir, sejak tahun 2018 sampai 2023, mencapai Rp1.111.199.000 dengan Terdakwa Tumoro Ikayanti Aisyah, S.HI, M.HI, di Ruang Garuda 1 PN Surabaya secara online, Rabu, (17/01/2024).

Baca Juga: Kirim Paket Sabu 520 Gram ke Kalimantan Tengah, Edi Susanto Jadi Pesakitan

Dalam agenda putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Sudar, mengadili, menyatakan,
Terdakwa Tumoro Ikayanti Aisyah, S.HI, M.HI, terbukti bersalah melakukan tindak pidana,
penggelapan dalam jabatan yang dilakukan secara berlanjut. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Penuntut Umum melanggar Pasal 374 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP."

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Tumoro Ikayanti Aisyah, S.HI.M.HI,dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 4 bulan. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani Terdakwa dikurangkan dengan pidana yang dijatuhkan, memerintahkan terdakwa tetap ditahan."

Menyatakan barang bukti, dikembalikan ke Saksi Siti Zulicha, dikembalikan kepada Saksi Novi Rahmawati, dikembalikan kepada Saksi Dicky Firdaus, S.E dan berkas lainnya.Tetap terlampir dalam berkas perkara.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Estik Dilla Rahmawati dari Kejari Tanjung Perak, yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun 8 bulan.

Diketahui, bermula Saksi Desembasri Chandra, S.Sos alias Ustad Hasan Basri Ketua Pelaksana Harian Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia bersama Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia merasa curiga laporan keuangan Sekolah Dasar (SD) Islam Cheng Hoo.

Memerintahkan saksi Siti Zulichah Konsultan Manajemen dan Keuangan Yayasan Haji Muhammad Chenghoo Indonesia melakukan audit internal.

Baca Juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Fathur Rohman Dituntut 11 Tahun Penjara, Pengacara Terdakwa Ajukan Pembelaan

Hasil audit ditemukan selisih dana masuk, selisih tunggakan siswa, selisih dana yang telah dibayar, jumlah dana yang telah disetorkan, laporan penerimaan dan pengeluaran dana di Sekolah Dasar Islam Cheng Hoo, sehingga dilakukan konfirmasi ke Terdakwa Tumoro Ikayanti Aisyah
selaku Kepala Sekolah Dasar Islam Cheng Hoo, Jalan Gading 02 Surabaya, gaji pokok Rp2..500.000, tunjangan baca tulis Alquran Rp500.000.

Tugas terdakwa, mengangkat Wakasek, PKS, dan petugas lain melalui mekanisme di SD Cheng Hoo.
Membuat Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Operasional (RENOP), Rencana Anggaran Pendapatan & Belanja Sekolah (RAPBS) bersama Wakasek, PKS, guru dan komite serta melaksanakan sosialisasi dan dilaporkan kepada Yayasan. Mengelola dana sekolah dan melaporkan secara berkala kepada Yayasan.

Terdakwa sebagai Kepala Sekolah tidak melaksanakan tugas, tanggungjawab sesuai SOP, dengan mengambil uang pendapatan Yayasan bersumber dari SPP bulanan, uang pangkal, daftar ulang, uang kegiatan, uang buku, uang pembelian formular dari wali murid.

Terdakwa meminta Saksi Novi Rahmawati selaku admin untuk melaporkan penerimaan pendapatan sekolah sebelum menyetorkan uang penerimaan pendapatan sekolah kepada Yayasan, sehingga terdakwa bisa mengambil uang tersebut secara acak.

Baca Juga: Tukang Tato Jual Sabu 3 Poket, Endra Dwi Saputra Jadi Pesakitan

Terdakwa pernah meminta saksi Novi Rahmawati secara tunai Rp236.547.000 dan meminta Saksi Novi Rahmawati melakukan transfer ke rekening BCA an. Tumoro Ikayanti total Rp341.831.000.

Terdakwa juga melakukan penerimaan dana dari wali murid Saat Saksi Novi Rahmawati sebagai admin berhalangan hadir. Uang yang diterima dari wali murid tidak diserahkan kepada saksi Novi Rahmawati, juga disertai dengan tanda terima dari terdakwa ke wali murid yang telah menyetorkan uang SPP.

Kurun waktu 2018-023, terdakwa melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan SOP dengan mengambil uang pendapatan sekolah, yang seharusnya masuk ke rekening yayasan, total dana sekolah yang tidak disetorkan ke yayasan Rp1.111.199.000.

Akibat perbuatan terdakwa, Sekolah Dasar dari Yayasan Haji Muhammad Chenghoo Indonesia mengalami kerugian Rp1.111.199.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper