suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Edarkan Sabu 1 Kg secara Ranjau, Moch. Dhimas Divonis Hukuman 8,5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Foto: Terdakwa Moch Dhimas Pramudinata (paling kiri), di dampingi Penasehat Hukum, Victor Sinaga, JPU, Yustus One Simus dan Ketua Majelis Mangapul (paling kanan) dalam agenda sidang putusan hakim di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
Foto: Terdakwa Moch Dhimas Pramudinata (paling kiri), di dampingi Penasehat Hukum, Victor Sinaga, JPU, Yustus One Simus dan Ketua Majelis Mangapul (paling kanan) dalam agenda sidang putusan hakim di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 1011 (seribu sebelas) gram dengan

Terdakwa Moch. Dhimas Pramudinata alias Timul bin Slamet Poniman, di Ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Dalam agenda putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Mangapul, mengadili, menyatakan Moch. Dhimas Pramudinata terbukti bersalah melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I jenis sabu bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Dakwaan alternatif pertama Penuntut Umum.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan Pidana Penjara selama 8 Tahun dan 6 Bulan dan denda Rp1 Miliar, Subsider 3 bulan penjara. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan agar Terdakwa tetap ditahan."

Menetapkan barang bukti, 7 plastic klip di dalamnya berisi sabu berat total 37,57 gram beserta plastiknya, 1 plastic klip di dalamnya berisi sabu berat 26,10 gram beserta plastiknya.
7 bendel plastic klip kosong, 3 sedotan skrop, 2 timbangan elektrik, 1 sendok makan, 1 lembar catatan pengeluaran, 1 handphone merk Vivo hitam dan 1 handphone merk Oppo Reno 6 hitam, dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih dengan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yustus one Simus Parlindungan dari Kejari Tanjung Perak, dengan pidana penjara selama 9 Tahun, 6 Bulan dan denda Rp1 Miliar, subsider 6 bulan penjara.

Terhadap putusan hakim, Terdakwa Moch. Dhimas Pramudinata yang di dampingi Penasehat Hukumnya, Victor Sinaga, menyatakan menerima. "Saya menerima yang mulia," katanya.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Diketahui, Rabu, 30 Agustus 2023, Jam 09.00 Wib, Terdakwa Moch. Dhimas Pramudinata mendapat pesan chatting WhatsApp dari Sabar (DPO). "Apakah sudah siap kerja lagi" (menjadi perantara jual-beli sabu)“ lalu membalas “Kulo (sudah) siap.”

Terdakwa dihubungi orang suruhan Sabar (DPO), berangkat menuju lokasi pengambilan ranjau sabu di Jalan arah Masjid Agung Surabaya, di Semak- semak, terdakwa mengambil sabu dikemas dalam pampers, dibungkus kresek warna hitam, kemudian dibawa pulang ke kost.

Saat ditimbang, diketahui beratnya 1.011 gram (seribu sebelas). Sabar mengirim daftar ukuran pembagian, dibagi menjadi 28 poket. 1 poket 400 gram, 100 gram sebanyak 2 poket, 50 gram sebanyak 2 poket, 30 gram sebanyak 1 poket, 25 gram sebanyak 1 poket, 15 gram sebanyak 4 poket, 10 gram sebanyak 3 poket, 5 gram sebanyak 1 poket, 4 gram sebanyak 1 poket, 2 gram sebanyak 3 poket, 1 gram sebanyak 7 poket dan ½ gram sebanyak 2 poket.

Baca Juga: Kakek Aniaya Ibu dari Anak yang Dicintai, Pudji Agus Wasisto Jadi Pesakitan

28 poket sabu, sudah terdakwa kirimkan ke pembeli cara ranjau. 1 poket berat 100 gram di samping markas Brimob Nginden Surabaya.
1 poket berat 100 gram di lingkar bawah merr Surabaya. 1 poket berat 50 gram di Taman Bunga merr, Jalan Ir Soekarno Surabaya dan 1 poket berat 40 gram di depan Ahass Nginden Surabaya.

Terdakwa memfoto sabu dan tempat, terdakwa kirimkan ke Sabar (DPO). Terdakwa dijanjikan mendapat upah, sebelumnya terdakwa berhasil meranjau 500 gram sabu, mendapat upah sebesar Rp7 juta lewat transfer.

Saksi Agus Suprianto dan Saksi Oky Ari Saputra berhasil menangkap terdakwa di kost, Jalan Pumpungan Gg III/6, Surabaya. Dilakukan penggeledahan ditemukan 7 poket sabu, 7 bendel plastic klip kosong, 3 sedotan skrop, 2 timbangan elektrik, 1 sendok makan, 1 lembar catatan pengeluaran, 1 handphone merk Vivo warna hitam dan 1 handphone merk Oppo Reno 6 warna hitam. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper