suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Selingkuh dengan Istri Korban Hingga Lakukan Penganiayaan, Terdakwa Saeran Dituntut 12 Bulan Penjara

Foto: Terdakwa Saeran menjalani sidang agenda tuntutan dari JPU, di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
Foto: Terdakwa Saeran menjalani sidang agenda tuntutan dari JPU, di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

Selingkuh dengan Istri Korban Hingga Lakukan Penganiayaan, Terdakwa Saeran Dituntut 12 Bulan Penjara

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana melakukan penganiayaan dengan cara memukul mulut korban hingga mengalami luka memar dan robek pada bibir, dan bengkak pada pipi korbannya, dengan Terdakwa Saeran bin Saimo, di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dipimpin Ketua Mejelis Hakim, I Ketut Kimiarsa secara vidio call.

Baca Juga: Menang Lelang, PT TUL Ajukan Eksekusi Hotel Garden Palace

Dalam agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Fathol Rasyid dari Kejari Surabaya, menyatakan Terdakwa Saeran melakukan tindak pidana, penganiayaan. "Sebagaimana tersebut dalam pasal 351 ayat (1) KUHP," Dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap Terdakwa Saeran dengan pidana penjara selama 1 tahun, dikurangi selama terdakwa ditahan dengan perintah agar tetap ditahan." Kamis, (25/01).

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Diketahui, Terdakwa Saeran berteman dan berhubungan khusus dengan Istri Rahmad Hidayat bernama Sulasmi, hingga membuat Rachmad Hidayat tersinggung.

Selanjutnya, pada hari Jumat dan Sabtu, (29-30 Juli 2023), Rachmad mengirim pesan whatsapp kepada Terdakwa Saeran yang isinya agar terdakwa cepat meninggal dunia, hingga hal tersebut membuat terdakwa tersinggung dan marah.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Selanjutnya, hari Senin, 31 Juli 2023, Jam 07:00 Wib, Terdakwa Saeran mendatangi korban (Rahmad Hidayat) bertemu di pintu masuk Gang Jalan Kapas Krampung Gang Buntu Surabaya. Terjadi percekcokan antara keduanya, akhirnya terdakwa lakukan pemukulan sebanyak 1 kali dengan tangan kirinya mengenai mulut Rahmad, sehingga menderita luka-luka.

Hasil pemeriksaan Visum Et Repertum, terdapat luka memar bibir atas dan bawah, luka memar dan bengkak pipi kanan, luka robek bibir bawah dengan panjang 0,5 cm. Dengan kesimpulan, luka memar pada bibir atas dan bawah, luka robek pada bibir bawah, luka memar dan bengkak pada pipi kanan. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper