suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Beli Sabu 2 Poket Rp300 ribu, Terdakwa Alfin Ariyanto Jadi Pesakitan

Foto: Terdakwa Alfin Ariyanto, (kiri bawah) dan Saksi Polisi Fahriyanto (kanan), agenda dakwaan, saksi, pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Surabaya
Foto: Terdakwa Alfin Ariyanto, (kiri bawah) dan Saksi Polisi Fahriyanto (kanan), agenda dakwaan, saksi, pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Surabaya
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu beli dua poket, belum sempat diedarkan dan dipakai, keburu diciduk polisi dengan barang bukti bungkus rokok bekas berisi dua poket sabu, dengan Terdakwa Alfin Ariyanto bin Kasiran, di Ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, di pimpin Ketua Majelis Hakim, Djoenaidie secara vidio call.

Dalam agenda dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Parlindungan Tua Manullang dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan Terdakwa Alfin Ariyanto melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I, bukan tanaman. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Atau Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika."

Baca Juga: Menang Lelang, PT TUL Ajukan Eksekusi Hotel Garden Palace

Selanjutnya, JPU menghadirkan Saksi Polisi Penangkap, Fahriyanto, mengatakan, "Kami dan tim, menangkap Alfin Senin, 13 November 2023, di Gang Masjid Asemrowo Raya, ditemukan bungkus rokok yang isinya sabu 2 poket, dan diakui mendapat sabu dari Ganu (DPO)," terang saksi.

Terdakwa Alfin membenarkan keterangan saksi polisi, "Benar yang mulia, saya membeli sabu untuk saya pakai sendiri," tambahnya.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Diketahui, Senin, 13 November 2023, Jam 16:00 Wib, Terdakwa Alfin Ariyanto menerima inbox dari Goni (DPO), ditawari sabu, lalu terdakwa membeli sabu Rp300 ribu, Rp50 ribu dibayar bentuk pulsa Hp seluler, Rp100 ribu ditranfer, dan sisanya Rp150 ribu harus dibayarkan kepada Goni (DPO) paling lambat 3 hari kedepan

Goni menghubungi terdakwa, bahwa sabu telah diletakkan dalam bungkus rokok Mild, selokan samping gapura, terletak di Gang Masjid, Jalan Asemrowo Raya Surabaya.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Selanjutnya, terdakwa mengambil bungkus rokok Mild yang didalamnya terdapat 1 poket sabu 0,11gram, 1poket sabu 0,08 gram dengan klipnya. Terdakwa langsung ditangkap Saksi Fahriyanto, dan Edi Widodo, anggota Satresnarkoba Polsek Krembangan.

Penggeledahan ditemukan barang bukti, 1 bungkus rokok Sampoerna Mild yang didalamnya terdapat 1 poket sabu 0,11gram dan 1 poket sabu 0,08 gram beserta klip nya. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper