suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tukang Antar Paket J&T Express Nyolong Barang di Gudang CV. BMS Hingga Rp69 Juta, Yoga Dimas Dihukum 6 Bulan Penjara

Foto: Terdakwa Yoga Dimas Firmansyah Putra menjalani sidang agenda putusan hakim dan para saksi yang telah dihadirkan JPU pada persidangan sebelumnya, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
Foto: Terdakwa Yoga Dimas Firmansyah Putra menjalani sidang agenda putusan hakim dan para saksi yang telah dihadirkan JPU pada persidangan sebelumnya, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penggelapan barang dalam gudang milik CV. Bina Mapan Sukses (BMS), barang paketan yang belum di packing ikut dicolong, dengan Terdakwa Yoga Dimas Firmansyah Putra bin Zawawi Sarief, di Ruang Kartika 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara vidio call, Rabu, (21/02/2924).

Dalam agenda putusan yang dibacakan oleh ketua Majelis Hakim Arwana, mengadili, menyatakan, Terdakwa Yoga Dimas Firmansyah Putra terbukti bersalah melakukan tindak pidana, Pencurian secara berlanjut. ”Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Kedua Pasal 362 KUHP Jo.Pasal 64 KUHP",dakwaan kedua Penuntut Umum.

Baca Juga: Menang Lelang, PT TUL Ajukan Eksekusi Hotel Garden Palace

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Yoga Dimas Firmansyah Putra berupa pidana penjara selama 6 bulan. Menetapkan masa penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, memerintahkan agar terdakwa tetap dalam tahanan."

Menetapkan barang bukti, 1 lembar Surat Nomor Induk Berusaha (NIB), 1 lembar Surat Daftar Bidang Usaha, 5 lembar Invoice dari pihak terdakwa, 1 lembar fotocopy surat jalan dan kartu NPWP, 1 lembar fotocopy surat pernyataan terdakwa melakukan pencurian dari bulan Juli - Agustus 2023, 4 lembar invoice penjualan, 1 dos rak buku, 2 dos tudung saji, 2 pcs blender tangan, 2 Pcs kotak makan, 1 pcs parutan keju, 1 buah silicon Hp, 1 buah lakban, 1 buah dispenser tape, 1 bendel berkas penjualan secara online yang dilakukan oleh terdakwa dan uang Rp5.150.000, dikembalikan kepada Saksi Jesslyn Santoso pemilik CV Bina Mapan Sukses. 1 Hp merk Realme silver metalik, 1 baju kaos berkerah merah bertuliskan J&T Express dan 1 sweater hoddie biru dongker, dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Duta Mellia dari Kejari Surabaya, menjatuhkan pidana penjara selama 9 bulan.

Pada sidang sebelumnya, JPU telah menghadirkan Saksi Korban Jesselyn, pemilik CV.BMS dan pengawainya serta pegawai dari J&T Ekspress.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Diketahui, pada 30 Juli 2019, Terdakwa Yoga Dimas Firmansyah Putra bekerja di J&T Express ( PT. Karya Niaga Abadi), Jalan Bandara IR. H.Juanda No.81, Semambung, Gedangan, Sidoarjo, sampai 31 Agustus 2023, mendapat gaji sebulan Rp3.592.500.

Tugasnya mengambil paket dari CV. Bina Mapan Sukses (BMS) di gudang barang, Jalan Wonorejo Timur No 151, Rungkut, Surabaya. Pada bulan Juni 2023, terdakwa mendatangi CV. BMS milik Saksi Korban Jesselyn Santoso, untuk mengambil paketan yang akan dikirim melalui J&T Express di Jalan Bandara IR. H Juanda No 81 Sidoarjo.

Namun saat mengambil paketan barang ternyata terdakwa juga mengambil barang-barang milik CV. BMS tanpa ijin pemiliknya dan Karyawan CV. BMS,karena terdakwa sering mengambil paketan yang dikirim melalui J&T Express dari Juni 2023 s/d Agustus 2023, dengan cara yang sama terdakwa datang ke CV. BMS, alasan mengambil paketan, tetapi juga mengambil barang-barang lainnya milik CV. BMS. Sehingga CV. Bina Mapan Sukses mengalami kerugian total Rp 69.748.600.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Barang-barang yang diambil terdakwa, beberapa pcs jenis barang, diantaranya, Lunch box biru, Rak kosmetik, Tudung saji, Rak sepatu, Amazing shoes rack, Piring rotan, Rak sepatu 10 susun, Rak sepatu 5 susun, Lunch box pink dan biru, Rak buku 4 pipa, Rak buku 4 besi, Pengasah pisau, Kotak makan, Pouch travel, Sealware, Tas make up, Blender mini,Rak domi, Holder hp, Keranjang random, Blender tarik, Dispenser beras, Pemanggang bbq, Meteran gulung, Silicone hp waterproof, Parutan keju, Dispenser tape, Piring stainless dan Dispenser beras. Total nilai barang yang digelapkan Rp69.748.600.

Barang-barang yang diambil terdakwa dijual kembali. Menjual barang-barang ke Saksi Fina Mulyadayanti, dapat keuntungan Rp1 juta, menjual ke Rini mendapat untung Rp500 ribu, ke Ibu Yusuf dapat untung Rp14 juta, juga menjual secara online di Market Place Tiktok mendapat untung Rp30 juta.

Akibat perbuatan terdakwa, Saksi Korban Jesslyn Santoso pemilik CV. Bina Mapan Sukses mengalami kerugian sebesar Rp69.748.600. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper