suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Rampas Handphone Korban Dengan Kekerasan, Wahyu Mulyo Dituntut 2 Tahun Penjara

Foto: Saksi Polisi Penangkap, Wahyu Mulyo, saat memberikan kesaksiannya di Pengadilan Negeri Surabaya
Foto: Saksi Polisi Penangkap, Wahyu Mulyo, saat memberikan kesaksiannya di Pengadilan Negeri Surabaya
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana pencurian handphone korbannya dengan cara kekerasan dan ancaman, hingga korban memberikan Hp dengan rasa takut, lalu Hp dijual di pasar maling Wonokromo, dengan Terdakwa Wahyu Mulyo Suparno Putra, di Ruang Sari 3 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ferdinand Marcus Leader secara vidio call.

Dalam agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hajita Cahyo Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan, Terdakwa Wahyu Mulyo Suparno Putra, terbukti bersalah melakukan tindak pidana, "Mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain.” "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal Pasal 365 ayat (1) KUHP," dalam dakwaan kedua Penuntut Umum.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Wahyu Mulyo Suparno Putra bin Suparno (alm) dengan pidana penjara selama 2 tahun" Senin (19/02).

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Menyatakan barang bukti, 1 buah helm abu-abu, 1 buah baju lengan panjang putih merk Greenlight, 1 buah celana kolor abu-abu kombinasi hitam, 1 buah dusbook Hp merk Xiaomi Redmi 5 Plus dan 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV, dirampas untuk dimusnahkan. 
1 unit Sepeda Motor Suzuki Satria Fu 150 Cc warna hitam Nopol L-3959-HM, dirampas untuk negara.

Sidang akan dilanjutkan Senin, (26/02/2924), agenda putusan hakim.

Sebelumnya, JPU telah menghadirkan saksi polisi penangkap terhadap terdakwa, yang mengatakan, "Kita menangkap terdakwa hari minggu jam 4 sore bersama tim, saat itu terdakwa sedang tidur, ada sepeda motor yang dipakai mencuri dan celana, kita bawa ke Polsek Sukomanunggal," terang saksi.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Diketahui, pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023, Jam 16:00 Wib, Terdakwa Wahyu Mulyo melintas depan makam pahlawan di Jalan. Patimura 23 Surabaya, mengendarai Sepeda Motor Satria FU 150 CC warna hitam Nopol L 3959 HM.

Melihat Saksi Mira Purnama Dewi sedang berjalan kaki, kondisi sedang menelpon ibunya, memakai Hp Xiaomi Redmi 5 plus hitam
muncul niat jahat Terdakwa untuk mengambil handphone tersebut.

Selanjutnya, terdakwa mendekati Saksi Mira dari arah belakang dan menarik secara paksa Hp yang di pegang Saksi Mira. Setelah dapat merebut Hp korbannya, terdakwa pergi membawa Hp ke kost di Jalan Dukuh Kupang Gang 6 No 2 Surabaya.

Baca Juga: Kakek Aniaya Ibu dari Anak yang Dicintai, Pudji Agus Wasisto Jadi Pesakitan

Selanjutnya, terdakwa menjual Hp tersebut di pasar Wonokromo seharga Rp350.000, uang tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Atas kejadian tersebut, Saksi Mira Purnama Dewi melaporkan ke polisi. Saksi Mira Purnama Dewi mengalami kerugian Rp2.000.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper