suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sedekah Bumi Manyarsari, Tradisi Leluhur yang Tetap Hidup di Tengah Masyarakat

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Warga Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari menggelar selametan desa (atas), Kepala Desa Gunung Sari, H. Susanto, S.H., bersama warga terlebih dahulu menggelar doa bersama (bawah), (foto: suara-publik.com
Warga Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari menggelar selametan desa (atas), Kepala Desa Gunung Sari, H. Susanto, S.H., bersama warga terlebih dahulu menggelar doa bersama (bawah), (foto: suara-publik.com

‎MOJOKERTO, (suara-publik.com) – Tradisi Sedekah Bumi warisan budaya Jawa terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Dusun Manyar Sari, Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto. Warga menggelar selametan desa sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas limpahan hasil bumi, keselamatan, dan keberkahan hidup, Sabtu (16/5/2026), di Pendopo Balai Dusun Manyar Sari.

‎Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. Sebelum acara dimulai, Kepala Desa Gunung Sari, H. Susanto, S.H., bersama warga terlebih dahulu menggelar doa bersama dan kirim doa kepada para leluhur yang telah mendahului.

‎Usai prosesi doa, suasana berubah semarak saat masyarakat bersama para tamu undangan menyaksikan hiburan seni Ludruk Budhi Wijaya yang menjadi bagian dari rangkaian acara Sedekah Bumi.

‎Tradisi tahunan tersebut menjadi simbol kuatnya kekompakan warga dalam menjaga budaya ngeruwat atau selametan desa. Masyarakat berharap melalui kegiatan itu, Dusun Manyar Sari senantiasa diberikan keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan rezeki.

‎Kepala Desa Gunung Sari, H. Susanto, S.H., menegaskan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat desa yang diwariskan turun-temurun sejak zaman nenek moyang.

‎“Sedekah Bumi dalam bentuk selametan ini merupakan agenda penting dalam kehidupan bermasyarakat di desa. Kegiatan ini juga menjadi rutinitas tahunan yang terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan melalui kegiatan keagamaan seperti istighosah dan doa bersama yang menjadi inti dari pelaksanaan Sedekah Bumi.

‎"Semoga tradisi Sedekah Bumi ini terus berlanjut hingga anak cucu kita nanti. Warga Dusun Manyarsari tetap guyup, rukun, dan selalu diberi keberkahan," pungkasnya.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Dawar Blandong, Camat Dawar Blandong, Babinsa Dawar Blandong, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

‎Dalam sambutannya, Camat Dawar Blandong menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat Manyarsari yang terus menjaga budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.

‎Ia berharap kegiatan Sedekah Bumi dapat berjalan lancar setiap tahunnya serta membawa keberkahan, keselamatan, dan rezeki yang melimpah bagi seluruh warga.

‎Sedekah Bumi Manyarsari pun menjadi bukti nyata kuatnya nilai gotong royong, kerukunan antarwarga, dan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian serta nikmat kehidupan yang diberikan Sang Pencipta. (Mar)

Editor :

Ukw pjs