suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pemkab Gresik Salurkan 1.013 Paket Sembako bagi Korban Banjir dan Petani Gagal Panen di Tiga Kecamatan

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy

GRESIK, (suara-publik.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik menyalurkan 1.013 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir dan mengalami gagal panen (puso). Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Cerme, Rabu (8/7/2026), sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Drs. Sukardi, M.M. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Cerme, Kecamatan Duduk Sampeyan, dan Kecamatan Benjeng yang terdampak banjir maupun mengalami puso.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Drs. Sukardi, M.M., menjelaskan bahwa sebanyak 1.013 penerima telah terdata sebagai warga terdampak. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 paket disalurkan kepada warga Kecamatan Duduk Sampeyan, 30 paket untuk warga Kecamatan Benjeng, sedangkan penerima terbanyak berasal dari Kecamatan Cerme yang mengalami dampak gagal panen paling besar akibat banjir.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi agar tepat sasaran.

"Semoga bantuan sembako ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir maupun gagal panen. Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya melakukan penanganan banjir. Alhamdulillah, saat ini kondisi banjir di sejumlah wilayah Gresik sudah mulai berkurang dibanding sebelumnya," ujar Bupati.

Sementara itu, Camat Cerme Umar Hasyim berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, khususnya para petani yang kehilangan hasil panen akibat terendam banjir.

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus menjadi penyemangat bagi para petani untuk kembali bangkit," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Gresik Drs. Sukardi, M.M. kembali menegaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan berdasarkan data warga terdampak yang telah diverifikasi. Menurutnya, mayoritas penerima merupakan kelompok petani yang mengalami puso akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Kabid Pertanian Khoirul, Kapolsek Cerme, Danramil Cerme, Kepala BPBD Kabupaten Gresik Drs. Sukardi, M.M., serta Camat Cerme Umar Hasyim.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Pemerintah Kabupaten Gresik berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah dalam hadir memberikan perlindungan dan perhatian kepada warga yang terdampak bencana banjir dan gagal panen. (Mar)

Editor :

Ukw pjs