GRESIK, (suara-publik.com) – Kekompakan warga Desa Wotansari, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi yang digelar secara bersama oleh warga dari tiga dusun, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum warga untuk mempererat persaudaraan sekaligus memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki, kesehatan, keselamatan, serta hasil panen yang diperoleh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, warga membawa tumpeng dan berbagai hidangan untuk kemudian dikumpulkan dan dinikmati bersama. Rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus ikhtiar memohon keselamatan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Desa Wotansari.
Ketua panitia menyampaikan, pelaksanaan Sedekah Bumi tersebut dapat terselenggara berkat dukungan dan partisipasi masyarakat Desa Wotansari. Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari 20 donatur yang berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Wotansari.
“Acara ini terselenggara berkat partisipasi warga dan dukungan para donatur UMKM Desa Wotansari,” ujarnya.
Kepala Desa Wotansari, Dariono, mengapresiasi antusiasme masyarakat dari tiga dusun yang mampu mengesampingkan perbedaan dan bersatu dalam satu kegiatan bersama.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menjaga kerukunan, keguyuban, dan semangat kebersamaan sehingga tradisi Sedekah Bumi dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada seluruh warga dari tiga dusun yang telah rukun, guyub, dan bersama-sama berkumpul dalam acara syukuran atau Sedekah Bumi ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” kata Dariono.
Menurutnya, Sedekah Bumi menjadi salah satu bentuk rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT. Ia berharap seluruh warga Desa Wotansari senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran rezeki, serta hasil pertanian yang melimpah.
“Semoga seluruh warga Desa Wotansari diberikan kesehatan, keselamatan, rezeki yang lancar, dan hasil panen yang melimpah ruah,” harapnya.
Dariono menegaskan, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan cerminan kuatnya kemauan masyarakat untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat persatuan antarwarga.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, warga juga dihibur dengan pagelaran seni ludruk Budi Wijaya. Hiburan tersebut menjadi pelengkap sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat setelah mengikuti rangkaian doa dan syukuran.
“Sekali lagi, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga. Berkat keinginan dan kekompakan masyarakat, acara Sedekah Bumi ini bisa terselenggara dengan baik,” pungkas Dariono.(74ck/Mar)
Editor : Redaksi