suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ruko Mebel Gemblongan Terbakar, Api Menjalar Hingga Baliwerti

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya - SUARA PUBLIK. Dinas pemadam kebakaran dibuat kepayahan, belum genap satu bulan sudah ada 3 kebakaran yang terjadi di Surabaya. Kali ini giliran komplek rumah dan toko yang menjual berbagai macam keperluan furniture yang ada dijalan Gemblongan.(24/8/2016).

Api yang diduga akibat konsleting listrik dari toko Santoso Furniture ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Chandra Oratmangun yang saat itu juga ada dilokasi kejadian menuturkan, jika petugas PMK menemui kendala dalam melakukan pemadaman. terutama saat mobil damkar yang terhambat aksesnya karena jalan yang cukup padat. Hal itu harap dimaklumi, karena padat nya lalulintas dikawasan akses menuju TKP kebakaran.

"Kami berupaya maksimal, justru kendala kami waktu mobil pemadam itu menuju lokasi,  karena kejadiannya siang, jalanan masih ramai. Setelah sampai sini api sudah membesar hingga merambat ke beberapa kios," ungkap Chandra.

Arah angin yang tidak menentu, membuat api sangat sulit dipadamkan, dari toko Santoso, api kemudian merambat ke toko disamping timur titik api pertama. Yakni toko quantum, sheldon furniture, surabaya mebel dan toko Prima.

Disaat petugas berusaha menjinakan api di jalan gemblongan, tiba-tiba arah angin yang berubah membuat api menjalar ke sebelah barat toko. Api menjalar dan membakar toko yang ada di jalan Baliwerti. Ada sekitar tiga toko yang ikut terbakar di jalan Baliwerti, yakni , makmur abadi, sahabat dan Sinar Rasa.

"Awalnya gak tau mas, tiba-tiba dari arah belakang itu terdengar letusan kaca, kemudian muncul api, akhirnya kami semua lari keluar," ujar Sudrajat (22) salah satu karyawan toko Sinar Rasa di jalan Baliwerti.

Untuk saat ini, ada tiga korban jiwa dari petugas pemadam kebakaran yang mengalami luka bakar dan patah tulang kaki akibat terkena reruntuhan plavon. Korban adalah Nur zainun rohman (25), Khidari azis (27), hendra aprilianto (29) dari unit regu 2 pegirian.

"Ketiga petugas yang mengalami laka kerja ini langsung dilarikan ke RSUD Dr. Soewandi guna penanganan lebih lanjut," ujar Chandra. Dalam kejadian ini, petugas menurunkan kurang lebih 20 unit mobil PMK, satu unit mobil Skylift, dibantu 6 unit mobil DKP dan 5 unit mobil PMK. Kerugian materil saat ini masih diperkiran mencapai ratusan juta rupiah.(TOM)

Editor :