suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pelataran Dewi Rengganis Akan Dijadikan Tempat Wisata

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
BONDOWOSO, Suara Publik - Akhir-akhir ini muncul nama taman wisata Pelataran Dewi Rengganis di Desa Glingseran, Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso. Yang heboh diperbincangkan masyarakat, terlebih banyak sekali wisatawan berkunjung ke Taman Pelataran Dewi Rengganis tersebut.

Taman Pelataran Rengganis terlihat sangat indah. Terdapat beberapa hamparan batu seperti tempat tidur yang memanjang. Di sekitar hamparan batu banyak terdapat batu besar yang membentuk sekat-sekat sungai sehingga terlihat terkotak-kotak.

Namun sayangnya, air di sungai yang berada di sekitar pelataran tersebut tidak lagi jernih.  Di penghujung sungai terdapat air terjun yang sangat indah, yang dinamakan air terjun Sulaiman yang terlihat memukau, dan ini merupakan salah satu obyek wisata yang dikembangkan pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Glingseran Sulaesi, mengungkapkan asal muasal adanya tempat wisata itu. konon katanya, tempat ini merupakan persinggahan Dewi Rengganis yang merupakan putri Raja Brawijaya di jaman kerajaan Majapahit, yang diasingkan ke puncak gunung Argopuro.

“Menurut cerita rakyat kuno katanya, Desa Glingseran ini sempat menjadi tempat persinggahan Dewi Rengganis bersama para dayangnya. Dan pelataran ini adalah tempat peristirahatan Dewi Rengganis,” kata Sulaesi, di sela drama kolosal yang digelar di Pelataran Rengganis.

Dijelaskan, suguhan drama kolosal yang mengangkat tema Dewi Rengganis, untuk mengingatkan kembali kisah Dewi Rengganis saat berada di taman pelataran bersama dengan para dayangnya.

Hingga ratusan pengunjung sangat menikmati drama kolosal tersebut. Sebab, karena sebagian besar dari pengunjung belum mengetahui kisah Dewi Rengganis yang sebenarnya.

“Memang, ketika liburan saya sering kesini, karena pemandangannya bagus, ada batu terhampar seperti tempat tidur,” kata seorang wisatawan asal Besuki, Mardiana.

Ia juga mengaku belum pernah mendengar kisah Dewi Rengganis yang diceritakan kembali melalui drama kolosal. Namun, sajian yang disuguhkan sangat luar biasa dan menakjubkan.

“Kita bisa mengingat kembali, betapa lengkapnya seni dan budaya yang dimiliki oleh nenek moyang kita, dan ini perlu dilestraikan,”ujarnya. (her)


Editor :