suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Taman Safari Prigen, Peringati Global Tiger Day

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Laporan Iwan Dayat.

Pasuruan, Suara Publik – Taman Safari Prigen sebagai lembaga konservasi terbaik se-Indonesia menggelar peringatan Hari Harimau Sedunia (Global Tiger Day). Berbagai kegiatan di antaranya Keeper Talk, Fun Coloring untuk anak, feeding tiger hingga tumpeng daging khusus harimau.

Curator Life Science Taman Safari Prigen, drh Ivan Chandra mengatakan, melalui kampanye ini masyarakat diajak untuk memulai komitmen pelestarian harimau. Mengingat populasi harimau semakin hari semakin kritis. “Indonesia memiliki sub species harimau, yaitu Harimau Jawa (Panthera tigrissondaica), Harimau Bali (Panthera tigrisbalica) dan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae).

Namun yang terisa saat ini hanya Harimau Sumatera,” kata Curator Life Science Taman Safari Prigen, drh Ivan Chandra.

Padahal, jumlah sub spesies harimau di dunia adalah sembilan, yaitu Harimau Jawa, Harimau Bali, Harimau Kaspia, Harimau Benggala, Harimau Siberia, Harimau Malaya, Harimau China Selatan dan Harimau Indochina. Namun tiga di antaranya telah punah, yaitu Harimau Bali, Harimau Jawa dan Harimau Kaspia.

“Harimau asli Indonesia yaitu Harimau Sumatera saat ini masuk dalam status kritis (critically endangered). Berdasarkan data dari IUCN Red List maupun WW tahun 2018, jumlah populasi Harimau Sumatera di alam bebas hanya sekitar 400 individu saja,” kata Manajer Edukasi Taman Safari Prigen, Eko Windarto.

Hal ini dikarenakan Harimau Sumatera menghadapi dua jenis ancaman untuk bertahan hidup. Mereka kehilangan habitat karena tingginya laju deforasi dan terancam oleh perdagangan illegal, di mana bagian tubuhnya diperjualbelikan untuk obat tradisional, jimat, dll. “Sedangkan di alam liar, Harimau Sumatera hanya dapat ditemukan di pulau Sumatera.

Sementara semakin hari, habitat aslinya terus diusik dengan adanya pengalihan lahan hutan menjadi lahan bisnis,” kata Manajer Edukasi Taman Safari Prigen, Eko Windarto.

Pada Global Tiger Day tahun ini, Taman Safari Prigen mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam melestarikan satwa langka. Taman Safari Indonesia Grup memiliki kontribusi dalam konservasi satwa liar Indonesia, khususnya Harimau Sumatera dengan melakukan penyelamatan Harimau Sumatera yang bermasalah di habitatnya, baik program relokasi maupun translokasi. 

Sekilas Tentang Taman Safari Prigen Taman Safari Prigen (TSP) merupakan salah satu unit lembaga konservasi Taman Safari Indonesia (TSI) Group yang didirikan pada 29 Desember 1997. TSP dibangun di atas lahan seluas 250 hektar di kaki pegunungan Arjuna, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

TSP merupakan rumah bagi lebih dari 3.000 satwa dari 200 spesies yang berasal dari berbagai penjuru dunia, seperti gajah Sumatera, jerapah, lumba-lumba, Penguin Humbolt, dan aneka jenis satwa lain. Taman Safari Prigen juga menjadi taman safari terbesar dan terluas di Asia dengan koleksi satwa terbanyak.

Di sini, pengunjung akan diajak untuk lebih dekat dengan satwa melalui Safari Adventure. Selain itu, terdapat program menarik lainnya seperti Animal Educational Show, dimana terdapat pertunjukan maupun aksi satwa yang memukau. Ditambah dengan fasilitas lainnya yang akan menghadirkan pengalaman liburan tak terlupakan bagi setiap anggota keluarga, seperti Tiger Cave Restaurant, Safari Water World, Dolphin Bay.

Editor :

Ukw pjs