suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

ANIAYA DAN BACOK KORBAN, TERDAKWA A.R DAN A.M, BABLAS BUI

avatar suara-publik.com
Foto : Terdakwa Achmad Roji (39) dan Abdul Muis (53), menjalani sidang agenda saksi korban, di ruang Tirta 1 PN.Surabaya, secara vidio call dan Korban Syaiful Bakhri, menjadi saksi dipersidangan, Selasa, (19/9/2023)
Foto : Terdakwa Achmad Roji (39) dan Abdul Muis (53), menjalani sidang agenda saksi korban, di ruang Tirta 1 PN.Surabaya, secara vidio call dan Korban Syaiful Bakhri, menjadi saksi dipersidangan, Selasa, (19/9/2023)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) -Sidang perkara pidana Penganiayaan, dengan cara memukul muka berkali- kali hingga jatuh ke tanah juga membacok menggunakan pisau sepanjang 29cm, mengenai kaki dan jari korbannya, dilakukan oleh kedua

Terdakwa Achmad Roji bin Rumadji (39) dan Terdakwa Abdul Muis bin Rumadji(53), warga jalan Teluk Nibung Timur Gg 8 No 8 Surabaya, diruang Tirta 1 PN.Surabaya, secara vidio call, Selasa (19/9/2023).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Adhi Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, Menyatakan para terdakwa Achmad Roji bin Rumadji (39) dan Terdakwa Abdul Muis bin Rumadji(53), melakukan tindak pidana, "Dengan terang terangan, dengan tenaga Bersama mengunakan kekerasan terhadap orang atau barang” Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP."

Jaksa menghadirkan Saksi Korban Syaiful Bakhri dipersidangan, Syaiful mengatakan kalau dirinya dipukul dan bawa sajam membacok kaki dan jari korban,

"Saya temui roji mau minta uang kembalian membeli tiket nonton Persebaya yang gak jadi, tiket gak ada uang saya gak kembali, bilangnya uang sudah gak ada, saya dipukul, dibacakan kaki dan jari saya juga kena," jelas saksi." katanya ada perdamaian," tanya hakim,

" Saya gak tau, saya tanda tangan itu, karena.permintaan kalau mereka keluar nanti tidak akan membalas, kalau bantuan biaya pengobatan tidak ada sama sekali,

Kali saya masih pincang, seminggu sekali masih kontrol, saya belum bisa.memaafkan yang mulia," terang saksi lagi. 

Diketahui, pada hari Minggu11 Juni 2023 jam 21.00 Wib, Terdakwa Achmad Roji bin Rumadji didatangi saksi Syaiful Bakhri menagih uang tiket pertandingan Persebaya Rp.780 ribu, sebelumnya dititipkan ke Terdakwa Achmad Roji untuk beli tiket, namun dibatalkan oleh saksi Syaiful Bakhri.

Terdakwa Achmad Roji emosi memukul saksi Syaiful, berkali- kali kearah muka, hingga jatuh ke tanah.Terdakwa mencekik Syaiful dari belakang hingga tidak bisa bergerak.Terdakwa Abdul Muis membacok Syaiful gunakan pisau sepanjang 29 cm ke kaki Syaiful,menendang, kemudian para terdakwa melarikan diri.

Selanjutnya Jumat 23 Juni 2023 jam 23.45 Wib saksi Roby Agam Kusuma dan Iqbal Tareq Ibrahim, anggota polisi, berhasil menangkap Para Terdakwa di Desa Karang Kliwon Dusun Karangkedawan Kec. Sooko Kab. Mojokerto. Sesuai Visum et Repertum RS.PHC, Kesimpulan Hasil Pemeriksaan :

Ditemukan : Luka terbuka pada lutut kanan Luka terbuka pada jari telunjuk dan jari tengah kiri Luka terbuka pada telapak kaki kiri Kelainan tersebut diatas akibat kekerasan Tajam. Luka lecet pada lutut kiri Luka lecet pada kaki kanan

Luka tersebut mengakibatkan halangan menjalankan pekerjaan atau pencaharian, belum bisa beraktifitas secara normal. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper