suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

TEBAS KORBAN PAKAI CELURIT HINGGA KORBAN TEWAS, TERDAKWA A.R JALANI SIDANG

avatar suara-publik.com
Terdakwa Abdul Rohman (kiri), Jaksa Arya Samudra menunjukkan BB Celurit dan Iqbal saksi Polisi, dalam persidangan diruang Kartika 1 PN Surabaya, secara vidio call, Rabu (20/09/2023)
Terdakwa Abdul Rohman (kiri), Jaksa Arya Samudra menunjukkan BB Celurit dan Iqbal saksi Polisi, dalam persidangan diruang Kartika 1 PN Surabaya, secara vidio call, Rabu (20/09/2023)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana Penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Tebasan celurit tangan, leher, punggung tersebut berakibat kehabisan darah dan meninggal dunia, dengan Terdakwa Abdul Rohman bin Nursiman, di ruang Kartika 1 PN Surabaya, di pimpin ketua majelis hakim R. Yoes Hartyarso, secara vidio call, Rabu, (20/09/2023).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Arya Samudra, dari Kejari Tanjung Perak, Menyatakan Terdakwa Abdul Rohman bin Nursiman, melakukan tindak pidana "Melakukan penganiayaan, mengakibatkan korban mati." Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (3) KUHPidana.Atau, Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 Ayat 2 (ke-3) KUHPidana.

Sidang dengan agenda saksi penangkap, Iqbal anggota Polres Tanjung Perak Surabaya, mengatakan jika pembunuhan tersebut karena motif cek cok mulut antara Terdakwa dengan korban, karena sama- sama emosi,

"Kami menangkap terdakwa berdasarkan Laporan Polisi di Polres Tanjung Perak, setelah kejadian tiga hari kemudian berhasil kita tangkap mobil terdakwa arah ke Surabaya, tepatnya di Bangkalan," terang saksi.

"Kita tangkap tanggal 7 Mei 2023, sekira jam 21.30 wib, di masjid 'Al Muchtar' di dalam mobil kita temukan celurit dan baju itu, kita menangkap terdakwa dan saudaranya, tapi saudaranya gak ikut dalam peristiwa tersebut,saat intograsi, terdakwa mengaku perbuatannya, tapi yang lebih detail adalah pihak penyidik," pungkasnya.

Sidang akan dilanjutkan hari Rabu 4 Oktober, dengan menghadirkan Terdakwa Abdul Rohman dipersidangan.

Diketahui, pada hari Jumat 05 Mei 2023 ,jam 21.30 wib saat Terdakwa Abdul Rohman bin Nursiman sedang bermain Kartu dengan teman temannya, tiba tiba didatangi oleh Safa keponakannya, mengatakan “Paman, Sampean dipanggil Pak TO” Terdakwa jawab “Pak TO siapa Nduk?” dan Safa menunjuk kearah korban Rasmoto.

Terdakwa mendatangi Korban menanyakan maksud dan tujuan, korban Rasmoto menjelaskan tujuannya informasinyaTerdakwa sedang mencari-cari adik Rasmoto. Kemudian Terdakwa mengajak Korban Rasmoto berbicara di dalam rumah, namun menolak, hingga terjadi adu mulut nada tinggi, sehingga datanglah Ismail adik ipar korban, Suryani istri Terdakwa menarik untuk masuk ke dalam rumah.

Selanjutnya jam 23.00 wib, datang saudara Terdakwa Nurul (DPO) bersama satu orang lagi, hingga terjadi kegaduhan, di depan rumah Terdakwa jalan Bulak Banteng Timur 5-A No. 17 Surabaya antara Nurul denga korban Rasmoto. Terdakwa Abdul Rohman mengambil clurit panjang 57cm yang digantung di tembok rumah,

Selanjutnya Terdakwa membuka pintu rumah, keluar langsung mengejar Korban Rasmanto, 1 meter dari belakang langsung mengayunkan Celurit arah atas ke bawah sebanyak dua kali, tebasan pertama mengenai pergelangan tangan kiri dan leher bagian kiri, tebasan kedua mengenai punggung Korban Rasmoto, hingga terjatuh.Saat melakukan perlawanan dengan menendang namun kakinya kena celurit yang dipegang Terdakwa.

Terdakwa melihat korban tersandar di selokan, lalu mengajak Nurul (DPO) pergi dari tempat kejadian.Terdakwa pergi ke Sampang Madura naik bis. Saksi Rani Yulianti adik kandung korban, saat pulang kerumah setelah menjaga warung, mendapati Korban luka-luka berlumuran darah, dipangkuan ibunya. Saksi Rani membawa Korban Rasmoto ke RS.Soewandi, namun korban telah.meninggal dunia, telah dimakamkan di Bangkalan Madura.

Hasil Visum Et Repertum (Jenazah) RSUD Dr. Soetomo, Pemeriksaan luar ditemukan, Kebiruan ujung-ujung jari dan kuku, Luka iris pada tungkai atas kiri dan tungkai bawah kananLuka Bacok pada Leher, Punggung dan lengan bawah kiri, patah tulang terbuka pada lengan bawah kiri, kelainan akibat kekerasan benda tajam. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper