suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Gelapkan Uang Setoran Perusahaan Rp150 Juta, Sempat Buron 1 Tahun, Terdakwa Yudha Pratama Dituntut 21 Bulan Penjara

Terdakwa Yudha Pratama Panggabean menjalani sidang agenda Tuntutan JPU, di Ruang Garuda 1 PN secara vidio call, Rabu, (10/01/2024)
Terdakwa Yudha Pratama Panggabean menjalani sidang agenda Tuntutan JPU, di Ruang Garuda 1 PN secara vidio call, Rabu, (10/01/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana melakukan penggelapan dalam jabatan sebagai sales perusahaan dibidang makanan dan bahan kue PT. Arvian Tiga Putra, Jalan Margorejo Indah XIV C-603 Surabaya, dengan menipu pembayaran dari konsumen yang telah lunas, tidak disetorkan. Sehingga Perusahaan merugi Rp150 juta, dengan Terdakwa Yudha Pratama Panggabean bin Nirwana Panggabean, di Ruang Garuda 1 PN Surabaya, di pimpin Ketua Majelis Hakim, Djoenaidie, secara vidio call, Rabu, (10/01/2024).

Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Anang Arya Kusuma dari Kejari Surabaya, menyatakan, Terdakwa Yudha Pratama Panggabean terbukti bersalah melakukan tindak pidana, Penggelapan dalam jabatan, "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Pasal 374 KUHP."

Baca Juga: Menang Lelang, PT TUL Ajukan Eksekusi Hotel Garden Palace

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Yudha Pratama Panggabean dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 9 bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

Menyatakan barang bukti berupa, 14 lembar nota penjualan tetap terlampir dalam berkas perkara.

Saat diperiksa sebagai Terdakwa, Yudha Pratama mengaku menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp150 juta, "Caranya, ada beberapa konsumen yang membeli cash, saya masukan ke Nota tempo yang mulia, seolah- oleh konsumen belum bayar,saya laporkan bu Rayza, uang saya setorkan ke rekening saya, saya melarikan diri setahun, ke jakarta, uang tersebut saya pakai bayar pindah- pindah hotel, karena takut tertangkap," pungkasnya.

Diketahui, sejak bulan April 2022, Terdakwa Yudha Pratama Panggabean sebagai karyawan di PT. Arvian Tiga Putra Jalan Margorejo Indah XIV C-603 Surabaya, sebagai sales/ marketing, bertugas melakukan penjualan dan penagihan ke konsumen, bergerak dibidang distribusi penjualan bahan kue , mendapatkan gaji Rp. 2.965.000,-/ bulannya.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Selanjutnya sales membuatkan nota dan barang diserahkan ke konsumen, lalu menyerahkan nota tersebut ke bagian Finance untuk dibuatkan faktur jual, jatuh tempo pembayaran, sales melakukan penagihan ke konsumen, uang hasil tagihan yang membayar langsung kepada sales disetorkan kepada Finance Perusahaan.

Rincian orderan yang belum disetorkan terdakwa yakni, 1. CV. Taman Pangan akan Kue, Mojokerto, Rp2,149,471, 2.TK Surya Dewi, Kranggan, Rp7,203,115, 3. Citra Buana, Kediri, Rp7,653,140,
4.TK.Prima Jaya, Kediri, Rp4,695,755, 5.Laksana Jaya, Kediri, Rp3,318,177, 6. TK. Sembilan, Tulungagung, Rp4,313,786, 7.Toko Sari Murni, Mojoroto, Rp30,435,625, 8. Toko AJP Bahan Kue, Trenggalek, Rp14,577,286, 9. Sulastri, Wonokromo, Surabaya, Rp10,567,710, 10. TK. Lady, Tulungagung, Rp6,515,100, 11.CV. SARI Aroma, Kedungwaru, Rp8,823,969, 12. Bambang Efendi, Rp8,534,800, 13. Karyawan ATP. Rp29.001,
14. TK.Sari Boga, Trenggalek, Rp16,159,715, 15. Kasbon Uang Operasional Rp. 2,000,000,
Jumlah Total, Rp150,671,607.

Saksi Andreas Widyanto Tanalo, mengadakan meeting evaluasi bulanan bersama karyawan,
mendapat laporan dari saksi Reyza Kusuma Kartika bagian Admin Accounting, bahwa uang Tagihan yang dibawa Terdakwa belum disetorkan ke Perusahaan.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Saksi Reyza Kusuma Kartika konfirmasi ke konsumen, ternyata sudah dibayar melalui terdakwa, tidak disetorkan dan digunakan untuk kepentingan pribadinya tanpa sepengetahuan Saksi Andreas Widyanto Tanalo selalu Asisten Marketing Manager PT.Arvian Tiga Putra.

Dilakukan Audit Keuangan oleh saksi Ang Siu Lan, SE,kerugian Perusahaan Rp150.671.607. Perbuatan terdakwa mengakibatkan PT. Arvian Tiga Putra mengalami kerugian Rp150.671.607. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper