suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Redisivis Narkoba Sabu Diadili Lagi, Yudha Eko Dituntut 8 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Foto: Terdakwa Yudha Eko Setiawan (32), di dampingi PH, Victor Sinaga, agenda sidang tuntutan JPU, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call dan Saksi Polisi Polrestabes Surabaya, Agus Supriyanto saat dihadirkan JPU di persidangan
Foto: Terdakwa Yudha Eko Setiawan (32), di dampingi PH, Victor Sinaga, agenda sidang tuntutan JPU, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call dan Saksi Polisi Polrestabes Surabaya, Agus Supriyanto saat dihadirkan JPU di persidangan
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu sebanyak 10 Gram, yang di dapat dari Dayat (DPO), sabu dibagi lagi sesuai pesanan dan diranjau kepada pembelinya dengan Terdakwa Yudha Eko Setiawan alias Gidel bin Bambang Ismanto (32), warga Balas Klumprik, Wiyung, Surabaya, pendidikan SMK, di Ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Mangapul secara vidio call.

Dalam agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Raiyan Novandana Syanur Putra dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan Terdakwa Yudha Eko Setiawan, melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Penuntut Umum melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," Dakwaan Kesatu Jaksa Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Yudha Eko Setiawan dengan pidana penjara selama 8 tahun dan 8 bulan dan denda Rp1 Miliar, subsidair 6 bulan penjara, dikurangi masa tahanan dan masa penangkapan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Menyatakan barang bukti, sabu 4 poket berat masing-masing 5,17, 3,37, 1,12, 0,98, Gram, ditemukan dalam masker hitam terletak di saku celana belakang terdakwa, 1 hp Samsung, dirampas untuk dimusnahkan. Uang Rp40 ribu, Dirampas untuk Negara.

Sebelumya, JPU telah menghadirkan Saksi Polisi Penangkap dari Polrestabes Surabaya, Agus Supriyanto, mengatakan "Kami menangkap terdakwa yang merupakan TO lama kita, berhasil ditangkap di Perum. Pondok Jati Sidoarjo, dilakukan geledah badan, ditemukan 4 poket sabu (5,17, 3,37,1,12, 0,98 Gram), dibungkus masker dalam saku celana, diakui barang dari Dayat (DPO), dan ada uang Rp40 ribu hasil penjualan," terang saksi.

Terdakwa Yudha mengaku mendapat upah Rp300 ribu sekali ambil sabu, di daerah Pondok Maritim, Wiyung, handphone untuk menghubungi Dayat. Terdakwa Yudha Eko Setiawan merupakan residivis narkotika sabu yang merupakan pemain lama danĀ  pernah dihukum dengan perkara sabu selama 4 tahun.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Terdakwa Yudha Eko Setiawan yang di dampingi PH, Victor Sinaga, akan bersidang kembali dengan agenda pembelaan.

Diketahui, (01/10/ 2023), Jam 23:30 Wib, Terdakwa Yudha Eko Setiawan mendapatkan sabu dari Dayat alias Siho (DPO) di daerah Taman Bungkul Surabaya sebanyak 10 Gram. Terdakwa di perintah Dayat (DPO) mengantar cara di ranjau.

Dayat Alias Siho (DPO) menghubungi terdakwa untuk mengirim sabu, Senin, (02/10/2023) Jam 16:30 Wib mengirim 1 poket sabu sebanyak 3 Gram, cara ranjau di Pondok Maritim Surabaya.
Jam 18.00 Wib mengirim 1 poket sabu sebanyak 2 Gram diranjau daerah Wiyung Surabaya. Setelah itu ada yang mengambil terdakwa menginfokan ke Dayat.

Baca Juga: Kakek Aniaya Ibu dari Anak yang Dicintai, Pudji Agus Wasisto Jadi Pesakitan

Terdakwa mendapatkan lagi sabu sebanyak 5 Gram dari Dayat Alias Siho (DPO) di daerah Kenjeran Surabaya. Terdakwa melakukan pengiriman sabu mendapat upah dari dayat Rp300 ribu.

Hari Kamis, (05/10/2023), Jam 16:00 Wib, Terdakwa Yudha Eko Setiawan ditangkap oleh Saksi Agus Supriyanto dan Oki Ari Saputra, anggota Polrestabes Surabaya di Perumahan Pondok Jati Sidoarjo.

Dilakukan penggeledahan ditemukan sabu 4 poket berat masing-masing 5,17, 3,37, 1,12, 0,98 Gram, ditemukan dalam masker hitam terletak di saku celana belakang terdakwa, uang Rp40 ribu dan Hp Samsung. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper