suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Divonis Bersalah, Perampas Handphone Wahyu Mulyo Dihukum 18 Bulan Penjara

Foto: Saksi Polisi Penangkap terdakwa, JPU, Hajita Cahyo Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, agenda sidang putusan hakim, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Senin, (26/02/2024)
Foto: Saksi Polisi Penangkap terdakwa, JPU, Hajita Cahyo Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, agenda sidang putusan hakim, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Senin, (26/02/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana pencurian handphone korbannya dengan cara kekerasan dan ancaman, dengan Terdakwa Wahyu Mulyo Suparno Putra, di Ruang Sari 3 Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Senin, (26/02/2024).

Dalam agenda putusan yang dibacakan, Ketua Majelis Hakim, Ferdinand Marcus Leader, mengadili, menyatakan, Terdakwa Wahyu Mulyo Suparno Putra, terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal Pasal 365 ayat (1) KUHP," dalam dakwaan kedua Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan seluruh dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Baca Juga: Sudah Terbayar Lunas, Terdakwa Tak Serahkan Surat Rumahnya pada Pembeli, Rukayah Dituntut 3 Tahun Bui

Menetapkan barang bukti, 1 buah Helm abu-abu, 1 buah baju lengan panjang putih merk Greenlight, 1 buah celana kolor abu-abu kombinasi hitam, 1 buah dusbook hp merk Xiaomi Redmi 5 plus dan 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV, dirampas untuk dimusnahkan. 1 unit sepeda motor Suzuki Satria Fu 150 Cc warna hitam, Nopol L-3959-HM, dirampas untuk negara.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hajita Cahyo Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Pada sidang sebelumnya, Saksi polisi yang menangkap terdakwa, mengatakan "Kita menangkap terdakwa hari Minggu, Jam 4 sore bersama tim, saat itu terdakwa sedang tidur, ada sepeda motor yang dipakai mencuri dan celana, kita bawa ke Polsek Sukomanunggal," terang saksi.

Baca Juga: Tukang Tatto Nyambi Jualan Sabu, Endra Dwi Saputra Dihukum 5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Diketahui, pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023, Jam 16:00 Wib, Terdakwa Wahyu Mulyo melintas depan Makam Pahlawan di Jalan Patimura 23 Surabaya, mengendarai sepeda motor Satria FU 150 CC warna hitam Nopol L 3959 HM.

Melihat Saksi Mira Purnama Dewi sedang berjalan kaki, kondisi sedang menelpon ibunya, memakai hp Xiaomi Redmi 5 plus hitam muncul niat jahat terdakwa untuk mengambil handphone tersebut.

Selanjutnya, terdakwa mendekati Saksi Mira dari arah belakang dan menarik secara paksa hp yang dipegang Saksi Mira. Setelah dapat merebut hp korbannya, terdakwa pergi membawa hp ke kost di Jalan Dukuh Kupang Gg 6 No 2 Surabaya.

Baca Juga: Kakek Aniaya Ibu dari Anak yang Dicintai, Pudji Agus Wasisto Jadi Pesakitan

Selanjutnya, Terdakwa menjual hp tersebut di pasar Wonokromo seharga Rp350.000. Uang tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Atas kejadian tersebut Saksi Mira Purnama Dewi melqporkan ke polisi. Saksi Mira Purnama Dewi mengalami kerugian Rp2.000.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper