suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Lanjutan Pengedar Sabu 15 Gram, Susanto Dituntut 9 Tahun, 3 Bulan Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Foto: Terdakwa Susanto (kiri), PH, Victor Sinaga (tengah), Ketua Majelis Hakim Alex Adam Faisal, agenda sidang tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Senin, (18/03/2024)
Foto: Terdakwa Susanto (kiri), PH, Victor Sinaga (tengah), Ketua Majelis Hakim Alex Adam Faisal, agenda sidang tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Senin, (18/03/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu seberat 15 Gram harga Rp12.750.000, membeli dengan cara ranjau dari Noval (buronan), dengan Terdakwa Susanto bin Matnadji, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Alex Adam Faisal, di Ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Senin, (18/03/2024).

Dalam agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yustus One Simus. P dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan, Terdakwa Susanto, melakukan tindak pidana Narkotika. "Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan alternatif pertama Penuntut Umum melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika."

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun dan 3 bulan dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani terdakwa dan Denda Rp 1 Miliar, Subsidair 1 tahun penjara, dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Menyatakan barang bukti, 4 poket sabu dengan berat masing-masing (1,7, 2,6, 7,2, 0,65) Gram, total 12,15 Gram beserta bungkusnya, 3 bendel plastik klip, 1 buah timbangan elektrik dan 1 buah dompet kain warna merah, dirampas untuk dimusnahkan. Uang tunai Rp3.00.000, dirampas untuk negara.

Terdakwa Susanto, yang didampingi Penasehat Hukumnya, Victor Sinaga, akan mengajukan pembelaan pada hari Senin, 25 Maret 2024, "Kami akan mengajukan pembelaan yang mulia, mohon waktu satu minggu," katanya.

Diketahui, hari Kamis, 07 Desember 2023, Terdakwa Susanto, menghubungi Noval (DPO) lewat telpone WA untuk membeli sabu sebanyak 15 Gram sebesar Rp12.750.000. untuk per-Gramnya seharga Rp850.0oo. Pembayaran di angsur, disetujui oleh Noval (DPO), sabu yang diranjau di Jalan Suramadu Bangkalan.

Kemudian, Kamis 7 Desember 2023, Jam 23:00 wib, terdakwa pulang di Kos, Kapas Lor Gading, Tambaksari Surabaya, membagi beberapa poket. Dijual kembali ke pelanggan terdakwa, sesuai permintaan pembeli.

Kepada Hendri bin Maman (berkas terpisah), 1 poket/1 Gram seharga Rp950 ribu, diantar ke rumah Hendri Jalan Sidoyoso Wetan 89, Simokerto, Surabaya.

Minggu, 10 Desember 2023, Saksi Oki Ari Saputra dan Ridho Arbiyanto anggota Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap Terdakwa Susanto, pada pukul 00:30 Wib di Platok Gang Langgar Sidotopo Wetan, Surabaya. Saat itu, terdakwa sedang makan, ditemukan barang bukti Sabu sebanyak 1 poket berat 0,65 Gram. Kemudian, dilanjutkan penggeledahan di kamar kos Kapas Lor Gading Surabaya, berhasil mengamankan 3 sabu, dengan berat total 11,5 Gram serta dengan BB lainnya. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper