GRESIK, (suara-publik.com) – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Tahap IV Tahun 2026 Kabupaten Gresik. Kegiatan yang membahas pencegahan HIV dan berbagai penyakit menular tersebut dihadiri oleh tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Ghiza memberikan pemaparan mengenai pentingnya langkah pencegahan sebagai upaya utama menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah efektif untuk mencegah munculnya berbagai penyakit.
"Lebih baik mencegah daripada mengobati. Masyarakat harus membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebelum mengalami sakit," ujar dr. Ghiza dalam sambutannya.
Selain membahas HIV, dr. Ghiza juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai penyakit menular yang mudah menyebar dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan penyakit seperti batuk dan pilek yang dapat menular melalui kontak dekat dengan penderita.
'Apabila ada seseorang yang sedang mengalami batuk atau pilek, sebaiknya sementara waktu menjaga jarak dan menghindari kontak langsung untuk meminimalkan risiko penularan," jelasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi Golkar, Hj. Komsatun, turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penanganan cepat terhadap penderita penyakit menular. Ia menegaskan bahwa pasien yang terindikasi mengalami penyakit menular harus segera mendapatkan perawatan medis agar tidak menimbulkan penyebaran yang lebih luas.
"Jika ada anggota keluarga atau warga yang terkena penyakit menular, segera bawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan pengobatan yang tepat dan tidak menularkan kepada orang lain," tegas Hj. Komsatun.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Komsatun juga mengingatkan masyarakat mengenai Program Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan di Kabupaten Gresik. Melalui program tersebut, warga dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
Selain isu kesehatan, Hj. Komsatun turut menyoroti bahaya penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda. Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika maupun perilaku berisiko yang dapat memicu penularan HIV.
"Jauhi narkoba, terutama bagi kalangan muda. Orang tua harus selalu mengawasi dan membatasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang berisiko terhadap penyebaran HIV maupun dampak negatif lainnya," pungkasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten Gresik semakin memahami pentingnya pola hidup sehat, pencegahan penyakit menular, serta meningkatkan kesadaran untuk menjauhi narkoba demi menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. (Mar)
Editor : Redaksi