SURABAYA, (suara-publik.com) – Wanita Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur menggelar kegiatan untuk memperkuat ekosistem perlindungan anak dengan melibatkan berbagai pihak. Kegiatan yang diikuti peserta secara hybrid dan disebut mencapai 25 ribu orang tersebut menekankan pentingnya peran keluarga, komunitas, dan kolaborasi dalam melindungi anak dari perundungan serta pengaruh negatif media sosial.
Anggota DPD RI, Lia Istifhama, mengatakan perlindungan anak tidak bisa hanya mengandalkan keluarga. Menurutnya, diperlukan keterlibatan lingkungan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan agar upaya perlindungan anak dapat berjalan secara optimal.
“Ketika kita berbicara tentang ekosistem, berarti kita tidak sendirian,” kata Lia, yang akrab disapa Ning Lia.
Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar yang perlu diperkuat dalam membangun ekosistem perlindungan anak, yakni keluarga, komunitas, dan kolaborasi berbagai pihak. Ketiganya memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung proses pendidikan dan tumbuh kembang anak.
Ning Lia juga menyoroti tantangan yang dihadapi Generasi Z dan Generasi Alpha di tengah perkembangan media sosial. Menurutnya, media sosial memiliki manfaat positif, tetapi juga berpotensi menjadi sarana penyebaran hoaks dan informasi negatif.
Karena itu, ia menilai pendampingan terhadap anak perlu diperkuat agar generasi muda mampu memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang merugikan.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Ir. KH. Moch. Amrodji Konawi, MT., mengapresiasi keterlibatan perempuan LDII dalam mendorong penguatan perlindungan anak. Ia menilai peran perempuan penting dalam membangun keluarga dan menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.
Amrodji juga menyoroti kolaborasi Wanita LDII Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika serta perangkat daerah yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat komitmen perlindungan anak sekaligus mendukung pembangunan Jawa Timur yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Wanita LDII Jawa Timur diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (vin)
Editor : Redaksi