suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kos-Kos an Bebas Wonorejo 2 dan 4 Serta Jl. Srwijaya di Grebek BNNK Surabaya

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Gaya hidup seks bebas dan penggunaan narkotika kian marak dikota Surabaya. Gaya hidup seperti tersebut diatas bisa kita jumpai di kos-kos an dengan tarip 1 juta keatas. Warga Surabaya Nampak apatis dengan adanya kos bebas yang berdampak pada generasi penerus.

Walau perang terhadap narkotika tidak ada habisnya, setelah BNN mengobrak abrik kos kawasan Dukuh Kupang dan berhasil menangkap Bandar sabu. Kini BNNK Surabaya kembali beraksi. Pada jum'at 26/08/2016 pagi tadi pagi, jajaran Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya (BNNK) beserta Satpol PP di bantu dengan jajaran samping Gartap dan Polrestabes Surabaya. Melakukan sidak Yustisi di rumah kos mewah yang diduga sebagai tempat maraknya peredaran Narkoba dan prostitusi selubung.

Terbukti positif narkoba saat dilakukan test urine oleh petugas gabungan BNNK, Polri dan Satpol PP. Sedikitnya enam orang perempuan dan satu laki laki diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Razia ini dilakukan guna menyikapi meningkatnya prostitusi terselubung serta menekan angka peredaran narkoba yang seringkali memanfaatkan rumah kost untuk dijadikan ajang pesta narkoba.

Puluhan petugas gabungan dari BNNK, TNI dan Satpol PP  menggelar razia Yustisi dan Narkoba di sejumlah tempat kost mewah di kota Surabaya,jum'at (26/08/2016).

Rumah kost mewah yang menjadi sasaran razia petugas gabungan kali ini yakni di kawasan Wonorejo Pasar Kembang Surabaya Gg. 2 dan Gg. 4 no dan jalan Sriwijaya yang dikenal sebagai rumah kost para pekerja tempat hiburan malam.

Dirumah kos mewah dikawasan Wonorejo Pasar kembang  petugas mengamankan 5 perempuan dan 1 laki laki yang positif mengkonsumsi Narkoba jenis sabu dan inek. Sedangkan di kos mewah di jalan Sriwijaya petugas berhasil mengamankan 2 perempuan yang mana setelah di tes urine positif mengkonsumsi Narkoba jenis inek.

Adapun ke enam orang yang yang terjaring giat terpadu yustisi di kos mewah di wilayah Wonorejo Pasar Kembang yakni, FT (23) asal jalan R, Suprapto Mandonga Sulawesi Tenggara, EI (38) asal Dsn.Gendong Kidul Ngoro, Jombang, EW (30) asal Dsn.Krajan Pasuruan, LA (25) asal Brigjen Katamso,Lumajang, AF (20) asal Dsn.Desa Sripendowo Ketapang,Lampung dan HKP (20) asal perumnas Bumi Biting Indah, Sukodono, Lumajang.

Kepala BNNK AKBP Suparti  mengkatakan razia gabungan serupa rencananya akan terus dilakukan secara rutin guna menekan angka prostitusi terselubung serta meminimalisir angka peredaran narkoba yang semakin meningkat di wilayah kota Surabaya, pungkasnya.(TOM)

Editor :