SSB Palupi Mengharumkan Nama Mojokerto

suara-publik.com

MOJOKERTO (suara-publik.com)- Turnamen sepak bola U12 yang diadakan SSB Bina Putra Mojowarno, Jombang, berakhir pada Minggu kemarin (15/09/2013). Turnamen dalam rangka memperingati HUT RI Ke-68 ini diikuti oleh peserta dari Mojokerto, Kediri, Malang, Nganjuk dan tuan rumah Jombang. Sekolah Sepak Bola (SSB) Palupi dari Mojokerto kembali mengharumkan nama Mojokerto, dengan meraih juara II.

“Panitia penyelenggara turnamen tersebut telah mensukseskan munculnya bibit–bibit unggul persepak bolaan U 12 khususnya di Kabupaten Jombang, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, dan Jawa Timur pada umumnya,” katanya wali siswa SSB Palupi, Agus S. SH.

Agus berharap, setelah turnamen ini selasai, seharusnya bibit–bibit unggul persepak bolaan yang menjuarai turnamen ini agar dipoles mentalnya, skillnya, dan fisiknya lagi secara professional oleh pemangku organisasi persepak bolaan di wilayahnya masing-masing. Agar anak–anak di SSB cepat berkembang menjadi bibit–bibit unggul yang kuat dan berkualitas.

“Misalnya dari anak–anak SSB Palupi Bangsal, Mojokertodan Bina Putra Mojowarno, Jombang yang menjadi Juara I dan II di turnamen ini,’’ papar Agus.

Robby Sugara walisiswa SSB Palupi yang lain mengaku, ia dengan wali siswa SSB Palupi Bangsal lainnya sangat bangga dengan permainan sepak bolanya anak–anak SSB Palupi yang diasuh oleh Hendro Widodo. “Bahkan saya dan wali siswa SSB Palupi Bangsal lainnya nantinya akan selalu mengawal pertandingannya anak–anak SSB Palupi Bangsal kemana saja. Sebab, dengan kehadiran kami selaku orang tua, akan dapat memberikan suport, agar anak-anak kami dapat berprestasi untuk bangsa dan negaranya," tandasnya.

Dikatakan Robby, meski gagal merebut juara I, ia tidak kecewa. Justru ia sangat bangga karena ada peningkatan skill dan kerjasama yang baik dari SSB Palupi.

Senada disampaikan Hendro Widodo. S.Pd, selaku Menejer SSB Palupi kepada suara-publik.com. ‘’Saya bangga dengan kemajuan skillnya, kekompakannya dan semangatnya anak–anak asuhan kami yang sekarangini mulai menunjukan yang terbaiknya dalam turnamen tadi,” akunya. Lanjutnya, “Minimal menggembleng mental,dan mengembangkan skill, serta mencari pengalaman bermain sepak bola yang baik dan berkualitas,” ucapnya.

Terpisah, Suwoko, pengamatsepak bola asal Surabaya yang juga mantan pemain Persebaya Surabaya di era JokoMalis ini juga sependapat. Katanya, bibit-bibit unggul seperti ini seharusnya mendapat dukungandan perhatian khusus dari orang tua, terlebih dari pemerintah setempat. “Apalagisudah terbukti dapat mengharumkan nama daerah . Jangan sampai prestasi mereka menurun, hanya gara-gara terkendala sarana maupun prasarana,” tegasnya. (Tawi).

   

 

 

                                                                                                                                                                  

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru