GRESIK, (suara-publik.com) — Kepedulian sosial tidak cukup hanya diwacanakan. Hal itu ditunjukkan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik melalui kegiatan rutin bertajuk “Jum’at Berkah”, yang memadukan ibadah dengan aksi sosial bagi anak yatim dan warga dhuafa.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam tersebut dipimpin langsung Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin. Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Isya berjamaah sebagai bentuk penguatan nilai keagamaan sebelum dilanjutkan dengan kegiatan sosial.
Sholat berjamaah dipimpin Muhammad Hudin dan diikuti anggota GMBI serta anak-anak yang hadir. Momentum tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan, dengan pesan bahwa kepedulian terhadap sesama hendaknya berjalan seiring dengan penguatan nilai ibadah.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan berupa uang tunai kepada sejumlah anak yatim dan warga dhuafa. Santunan diberikan secara simbolis dan disambut penuh sukacita oleh para penerima.
Ketua LSM GMBI Distrik Gresik Muhammad Hudin menegaskan, program “Jum’at Berkah” merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami awali dengan sholat berjamaah agar setiap kebaikan yang kami lakukan membawa keberkahan yang sejati. InsyaAllah, program ini akan terus kami pertahankan secara istiqomah setiap Jumat,” ujar Muhammad Hudin.
Menurutnya, bantuan yang diberikan memang tidak selalu mampu menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi masyarakat. Namun, kepedulian tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian sekaligus sedikit meringankan beban penerima.
“Harapannya, apa yang diberikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus menumbuhkan budaya saling berbagi yang hidup di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Muhammad Hudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para donatur, untuk ikut berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, keterlibatan lebih banyak pihak akan membuat manfaat program semakin luas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan para donatur yang ingin bersama-sama berbagi. Semakin banyak yang terlibat, insyaAllah semakin banyak pula masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta berharap rangkaian kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan sosial yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Bagi GMBI Distrik Gresik, “Jum’at Berkah” menjadi salah satu cara menerjemahkan kepedulian sosial ke dalam aksi nyata, dengan harapan keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. (74ck/Mar)
Editor : Redaksi