suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Lanjutan Pengedar Sabu di Surabaya, Windi Andika Dituntut 6,5 Tahun Bui dan Denda Rp1 Miliar

Foto: Terdakwa Windi Andika ( atas kanan) menjalani sidang agenda tuntutan, di Ruang Tirta 1 PN Surabaya secara vidio call dan Edo Ranto Perkasa Saksi Polisi dan Djamilan Ketua RW, saat di persidangan
Foto: Terdakwa Windi Andika ( atas kanan) menjalani sidang agenda tuntutan, di Ruang Tirta 1 PN Surabaya secara vidio call dan Edo Ranto Perkasa Saksi Polisi dan Djamilan Ketua RW, saat di persidangan
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 3 gram, dibeli seharga Rp2 juta, dibagi menjadi 39 poket kecil, dijual kepada budak sabu yang membutuhkan, dengan keuntungan Rp1,5 juta, dengan Terdakwa Windi Andika bin Darmidi, di Ruang Tirta 1 PN Surabaya secara vidio call.

Dalam agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Robiatul Adawiyah dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan, Terdakwa Windi Andika terbukti bersalah melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I. "Sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika." Dakwaan Pertama Penuntut Umum.

Baca Juga: Kirim Kayu Ilegal, Amir Dihukum 7 Tahun Bui dan Denda Rp10 M, CV. AM Didenda Rp10 M dan Ditutup

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Windi Andika dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan dan denda Rp1 Miliar, Subsider 6 bulan penjara. Dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani. Menyatakan agar terdakwa tetap ditahan.

Menyatakan barang bukti berupa, 13 bungkus plastik klip sabu dengan berat masing-masing:
(0,22,0,25,0,23,0,23,0,23,0,23,0,23,0,74,0,23,0,22,0,22,0,20,0,23) gram beserta bungkusnya, 1 celana pendek jeans, 1sepeda motor Suzuki Satria warna hitam, 1 buah timbangan elektrik, 1 pak plastik klip kosong, 1 bungkus bekas rokok Gudang Garam, 1 bungkus bekas rokok Gajah Baru, 1 kotak kecil warna coklat, 1 tas kecil warna hitam dan 1 handphone merk Vivo. Dirampas untuk dimusnahkan. Uang tunai Rp400 ribu, 1 unit sepeda motor Suzuki Satria warna hitam. Dirampas untuk negara.

Sebelumnya, jaksa telah menghadirkan Edo Ranto Perkasa Saksi polisi yang menangkap, dan Djamilan Ketua RW setempat. Edo mengatakan, "Menangkap terdakwa Rabu, 01 November 2023, Jam 21.30 wib, di Jalan Cumpat Kulon Surabaya, sedang duduk diatas sepeda motor menunggu pembeli, kita geledah ditemukan 6 poket sabu, dan di rumahnya 13 poket sabu, disaksikan ketua RT setempat, pengakuan terdakwa membeli sabu 3 gram dengan ranjau di perempatan lampu merah, Dibagi menjadi 39 poket untuk dijual kembali, sudah terjual 26 poket," terang saksi.

Baca Juga: Kakak-Adik Jual Sabu 6 Gram, Isol Buron, Terdakwa Rangga dan Tri Sandi Dituntut 8 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Saksi Ketua RW Djamilan, mengatakan "Saya menyaksikan saat penggeledahan, dia jarang keluar rumah, gak nyangka kalau jualan sabu," jelas saksi.

Terhadap.keterangan saksi, Terdakwa Windi membenarkan, "Benar yang mulia," katanya.
Windi.mengatakan, "Saya beli hari Selasa ditangkap hari Rabu, beli di Madura, tepatnya lampu merah Bangkalan, beli 3 gram dari Arif, saya pecah menjadi 39 poket, sudah laku 26 poket, harga 150 ribu, keuntungan 1,5 juta dari 39 poket itu," pungkasnya.

Baca Juga: Debitur Cluster 1 dan 2 Bank Jatim Diatas Rp100 Juta, Target Awal MAKI Jatim Dalam Pelaporan Hukum

Diketahui, pada Selasa, 31 Oktober 2023, jam11.00 wib, terdakwa Windi Andika dihubungi Arif (DPO) ditawari membeli sabu,Terdakwa memesan sabu 3 gram, harga Rp 1 Juta / gramnya, dengan total Rp.3 juta, mereka sepakat bertemu di Perempatan Lampu Merah Tanah Merah Bangakalan Madura, sampai di lokasi tersebut jam 12.00 wib, terdakwa menyerahkan uang Rp 3 juta kepada Arif (DPO).Selanjutnya terdakwa pulang kerumahnya jalan Cumpat 5 /1 Kedung Cowek Surabaya.

Terdakwa membagi sabu tersebut menjadi 39 poket untuk dijual kembali dengan harga Rp150 ribu- 200 ribu, dengan keuntungan Rp1 juta - 1,5 juta, Dari 39 poket, telah terjual sebanyak 26 poket sabu, tersisa 13 poket sabu. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper