Desk Pilkades Kabupaten Blitar Terbentuk, Pilkades Serentak 2019 Segera Dimulai Tahapannya.

Desk Pilkades Kabupaten Blitar Terbentuk, Pilkades Serentak 2019 Segera Dimulai Tahapannya.

Indra Melaporkan.

Blitar (suara-publik.com) - Tahapan pertama Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Kabupaten Blitar melalui tim dukungan elemen satuan kinerja (Desk) Pilkades.

Pelaksanaan tahapan pertama Pilkades dimulai dengan menggelar sosialisasi pilkades kepada seluruh camat se- Kabupaten Blitar, kepala desa (kades), dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 167 desa yang digelar di ruang Panataran, lantai 3 kantor sekretariat Pemkab Blitar di Kanigoro, kemarin (13/6).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Rijanto . Wakil Ketua Desk Pilkades Kabupaten Blitar Achmad Husein menyampaikan ," Kegiatan ini menindak lanjuti Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 188/240/409.06/KPTS/2019 tentang Penetapan Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2019,kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, dimulai 13-14 Juni.

Tujuannya, untuk memberikan persiapan kepada Camat, Kades, dan BPD menjelang pilkades. Pada tahap persiapan sekarang ini, pihaknya memberikan penjelasan teknik agar pelakasanaan Pilkades berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan.

Setelah Desk Pilkades Kabupaten Blitar dibentuk, kami langsung tancap gas untuk melaksanakan tahapan Pilkades," ungkapnya.

Dia menjelaskan, tahapan Pilkades Serentak 2019 dilaksanakan sebanyak empat tahapan, yakni tahap pertama berupa persiapan, tahap kedua berupa pencalonan, tahap ketiga berupa pemungutan suara, dan tahap keempat berupa penetapan.

"Tahap pertama dimulai sekarang. Di antaranya melaksanakan sosialisasinya dan penjelasan teknis kepada camat, kades, dan BPD. Penjelasan teknis yang diberikan sekarang (kemarin, Red) berupa tata cara, pembentukan panitia Pilkades tingkat desa, tata tertib, tata cara penetapan, dan lainnya," jelasnya. (Hms)

Sebelumnya Sebuah Vila di Mesagi Kecamatan Tutur Pasuruan, Ludes Dilalap si Jago Merah.
Selanjutnya Hindari Bantuan Tak Tepat Sasaran, Guru Ngaji di Bondowoso Didata Ulang.